Memalukan Negara dan Coreng Citra Islam, Dukun Malaysia Dipanggil Polisi

20 Maret 10:32 | Dilihat : 2131
Memalukan Negara dan Coreng Citra Islam, Dukun Malaysia Dipanggil Polisi Dukun Malaysia Ibrahim Mat Zin.

Kuala Lumpur (SI Online) - Dukun Malaysia yang dikenal sebagai "Raja Bomoh Sedunia," Ibrahim Mat Zin, dipanggil pihak kepolisian.  Dukun kontroversial tersebut akan diperiksa setelah dilaporkan ke polisi karena diduga menodai citra Islam. Demikian yang dikatakan Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar. 

Khalid mengatakan, polisi  memanggil Ibrahim berdasarkan Pasal 111 undang-undang pidana Malaysia dan akan melacaknya jika tidak memenuhi panggilan.

Ibrahim Mat Zin menjadi berita utama ketika ia muncul untuk melakukan ritual pura-pura melindungi Malaysia dari rudal Korea Utara (Korut). Hubungan diplomatik kedua negara tengah memburuk pasca pembunuhan Kim Jong-nam di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2) pada 13 Februari lalu.

"Tindakannya telah membuat malu negara dan bertentangan dengan ajaran Islam," terang Khalid seperti dikutip dari laman Straits Times, Senin (20/3/2017).

Ibrahim mendadak tenar ketika ia melakukan ritual saat pesawat terbang Malaysia Airlines MH370 hilang pada tahun 2014 silam.

Wakil Menteri di Departemen Perdana Menteri Asyraf Wajdi Dusuki mengatakan Departemen Agama dan polisi telah mencari Ibrahim sejak 13 Maret. Pada 17 Maret, Mufti Wilayah Federal Zulkifli Mohamad al-Bakri mengutuk "Raja Bomoh Sedunia," sebagai dukun gadungan karena diduga mempraktikan ritual animisme yang dilarang dalam Islam. Zulkifli pun mengatakan Ibrahim harus dihentikan.

Ibrahim juga mengecam mufti Perlis Mohd Asri Zainul Abidin. Sementara wakil mufti Perak Zamri Hashim mengumumkan bahwa negara bagiannya telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan ritual Ibrahim dilarang.

Dalam sebuah wawancara dengan The Sunday Times, Bomoh mengklaim bahwa ia telah melindungi Malaysia dari bahaya selama tujuh dekade. 

red: abu faza
sumber: sindonews.com

0 Komentar