AS Mengebom Masjid di Aleppo, Puluhan Jamaah Tewas

18 Maret 12:34 | Dilihat : 1877
AS Mengebom Masjid di Aleppo, Puluhan Jamaah Tewas Sukarelawan mengevakuasi korban akibat pemboman biadab AS terhadap jamaah Masjid Al-Jinnah di Idlib, Suriah. [foto: nyt.com]

Aleppo (SI Online) - Pusat Komando Amerika Serikat (AS) atau CENTCOM mengakui melakukan serangan bom di sebuah masjid di Provinsi Aleppo, Suriah, pada Kamis (16/3/2017) malam. Serangan udara yang menewaskan puluhan orang itu berlangsung saat orang-orang sedang menunaikan salat.

Pentagon semula hanya mengakui bahwa pasukannya hanya menyerang teroris di wilayah Idlib. Namun, puing-puing rudal AS ditemukan di reruntuhan masjid yang diserang.

Masjid yang diserang itu adalah Masjid Al-Jinah. Laporan awal dari para aktivis lokal menyebut lebih dari 50 orang meninggal. Gambar-gambar dampak serangan di masjid itu telah menyebar di media sosial pada Jumat (17/3/2017).

Beberapa aktivis dari White Helmet dan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia sempat menduga Rusia dan rezim Suriah sebagai pelaku serangan.

Namun, koresponden Vice News, Samuel Oakford, yang sudah melakukan konfirmasi melaporkan, Pusat  Komando AS sebagai pelaku serangan terhadap masjid di Aleppo.

”Kata pejabat AS, mereka menargetkan 'tempat pertemuan al-Qaeda’ yang di seberang masjid di Aleppo. ‘Kami mengambil serangan’,” tulis Oakford di Twitter menirukan pengakuan pejabat Pusat Komando AS. 

Dia menyatakan, pengakuan AS semula hanya menyerang target yang berjarak hanya beberapa mil jauhnya, di Provinsi Idlib yang berbatasan langsung dengan lokasi masjid di pinggiran Aleppo.

Juru bicara CENTCOM, Mayor Josh Jacques, juga mengonfirmasi serangan itu kepada Airwars yang berbasis di London.”Target itu dinilai menjadi tempat pertemuan bagi al-Qaeda, dan kami mengambil serangan,” kata Jacques.

Kelompok pejuang Ahrar al-Syam juga menuding AS sebagai pelaku pemboman. Ahrar al-Syam adalah salah satu kelompok milisi terbesar dan paling berpengaruh di Suriah.

Sementara itu, Rusia menyatakan sedang menunggu penjelasan rinci dari AS mengenai serangan itu. Moskow menyebut, jika benar hal ini dilakukan oleh AS atau koalisi pimpinan AS maka ini adalah sesuatu yang mengerikan.

Moskow juga mengatakan pihaknya mendapati laporan adanya sebuah foto dari AGM-114 Hellfire rudal udara-ke-permukaan yang ditemukan di lokasi ledakan. Menurutnya, adanya foto ini membuat sulit bagi AS dan anggota koalisi untuk berkelit. 

red: farah abdillah/dbs

0 Komentar