Pengadilan Eropa Izinkan Larangan Jilbab, Erdogan: Mereka Memulai Pertarungan Salib dan Bulan Sabit

17 Maret 17:52 | Dilihat : 7269
Pengadilan Eropa Izinkan Larangan Jilbab, Erdogan: Mereka Memulai Pertarungan Salib dan Bulan Sabit Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Ankara (SI Online) - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pengadilan Uni Eropa telah memulai pergulatan antara "Salib dan Bulan Sabit Muslim". Hal itu disampaikan Erdogan menyusul keputusan pengadilan Eropa yang mengizinkan perusahaan untuk melarang stafnya mengenakan jilbab. 

"Di mana simbol kebebasan? Mereka memulai pertarungan antara salib dan bulan sabit. Tidak ada penjelasan lain dibandingkan hal ini. Saya menyatakan ini dengan tegas: Eropa sedang mengarah ke hari-hari jelang Perang Dunia II," ujar Erdogan dalam sebuah kampanye referendum konstitusi di Sakarya seperti dikutip Hurriyet Daily, kemarin.   

Pengadilan Kehakiman Eropa pada 14 Maret lalu mengizinkan perusahaan untuk melarang stafnya mengenakan jilbab. 

Terkait dengan kemenangan PM Belanda Mark Rutte dalam pemilihan umum, Erdogan  mengatakan krisis diplomatik kedua negara telah merusak kerja sama saling menguntungkan. "O Rutte! Anda mungkin berada posisi pertama di pemilihan, namun Anda telah kehilangan teman seperti Turki," ujar Erdogan.

Hubungan Turki dan Belanda memanas menyusul keputusan Den Haag melarang diplomat Ankara menggelar kampanye di sejumlah wilayah di Belanda.

(baca juga: Erdogan Sebut Belanda Negara Teroris)

red: adhila
sumber: rol

0 Komentar