#Infak Dakwah Center

Terkumpul Rp536 Juta, Kurang Rp214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf Bolaang Mongondow

17 Januari 17:14 | Dilihat : 343
Terkumpul Rp536 Juta, Kurang Rp214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf Bolaang Mongondow

Bolaang Mongondow, Sulut (SI Online) - Alhamdulillah dalam dua pekan terkumpul dana 536 juta rupiah untuk pembebasan tanah wakaf produktif di Bombanon dan Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah lagi untuk pelunasan tanah wakaf seluas 5 hektar ini. Masih terbuka kesempatan berwakaf tanah Rp15.000 per meter untuk muallaf. Mari wakaf agar harta kekal abadi, pahalanya terus mengalir hingga dunia berakhir.

Program Wakaf Produktif untuk Muallaf ini digulirkan untuk mengimbangi pesatnya kemajuan dakwah yang melahirkan banyak muallaf baru di berbagai daerah kawasan Sulawesi Utara. Sebagian besar muallaf tersebut bergabung dalam Majelis Muallaf Sulawesi Utara (MMS Sulut).

Kemajuan dakwah muallaf bukan hal gratis dan mudah. Karena diiringi dengan berbagai masalah dan tantangan dakwah yang baru, mulai dari tempat tinggal yang islami dan kondusif, mata pencaharian, pembinaan akidah, pendidikan anak-anak muallaf, dan seterusnya.

Di satu desa terdapat 53 muallaf yang hidupnya memprihatinkan. Hidup dalam kondisi pra-sejahtera dengan mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani, mereka tidak memiliki tempat tinggal sendiri. Sehingga mereka hidup menumpang di rumah-rumah Nasrani yang kental dengan suasana kekristenan yang di dalamnya banyak terpampang atribut kristiani, salib, patung Maria, foto Yesus dan tidak terjaminnya makanan dari makanan haram. Hal ini tentu sangat mengganggu pertumbuhan iman dan suasana ibadah mereka.

Sebagai solusi untuk membangun kemandirian, kesejahteraan dan pertumbuhan iman para muallaf tersebut, IDC menggelar program Wakaf Produktif dengan membeli tanah lahan pertanian dengan luas kurang lebih 5 hektar di Desa Bombanon dan Poyowa Besar Bolaang Mongondow Sulawesi Utara. Dengan harga Rp 15.000 per meter, diperlukan dana sebesar 750 juta rupiah untuk membebaskan lahan ini.

Di atas lahan ini, akan dibangun belasan wisma muallaf, sisanya dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan perikanan untuk mata pencaharian para muallaf.

Wakaf Produktif untuk Muallaf

Dengan program wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat sampai hari kiamat. Sedangkan harta wakaf ini akan kekal abadi di dunia karena harta benda yang diwakafkan tetap utuh tidak bisa hilang atau berpindah tangan. Karena secara prinsip barang wakaf tidak boleh ditasarrufkan (dijual, dihibahkan, atau diwariskan).

Ustadz H Insan Wencelclaus LS Mokoginta –tokoh muallaf nasional– yang sudah melakukan survey lokasi bersama Relawan IDC, tanah ini sangat murah dan prospeknya bagus. Karena lahan ini sudah produktif, terdiri dari 2 hektar sawah (biasa ditanami padi, jagung, dsb). Selebihnya sudah terdapat 200 pohon kelapa produksi, 80 pohon manggis produksi, 200 pohon coklat, 30 pohon kayu nantu produksi, ada 8 kolam ikan produksi, pohon cengkeh, dan sebagainya.

Dengan membeli tanah ini, insya Allah kita sudah membantu masa depan banyak generasi muallaf. Karena lahan tanah bisa fungsional menjadi wisma muallaf, mata pencaharian para muallaf, yatim dhuafa, dakwah dan kesejahteraan umat.

Pembelian lahan ini menjadi urgen, karena bila terlambat maka akan dibeli pihak gereja. Na'udzubillahi min dzalik.

Alirkan Pahala Abadi

Program berwakaf mengekalkan harta di dunia bahkan dibawa mati, karena nilai manfaatnya tidak hanya dinikmati di dunia saja, tapi juga dipetik hingga di akhirat kelak.

Bila dibandingkan dengan sedekah dan hibah, wakaf memiliki banyak keistimewaan, kelebihan dan keutamaan. Selain memiliki semua keutamaan sebagaimana sedekah dan hibah, wakaf memiliki keutamaan khusus dibandingkan dengan sedekah dan hibah. Wakaf adalah kebajikan yang sempurna (Qs Ali Imran 92), yang dijamin anti bangkrut (Al-Baqarah 272), pahalanya dilipatgandakan hingga 700 kali lipat (Al-Baqarah 261), dan balasannya adalah surga (Ali Imran 133-134).

Bagi orang yang berwakaf (wakif), pahalanya akan terus mengalir sekalipun ia sudah meninggal dunia: “Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.” (HR Muslim).

Manfaat waqaf jauh lebih panjang daripada sedekah dan tidak terputus hingga generasi mendatang, tanpa mengurangi hak atau merugikan generasi sebelumnya, serta pahalanya yang terus mengalir dan berlipat, walau wakif (orang yang mewakafkan) telah meninggal dunia.

Kebaikannya terus dirasakan oleh orang banyak, bahkan lintas generasi, karena harta benda yang diwakafkan tetap utuh terpelihara, dan tidak bisa hilang atau berpindah tangan. Karena secara prinsip barang wakaf tidak boleh ditasarrufkan (dijual, dihibahkan, atau diwariskan).

Materi yang diambil dan dinikmati oleh penerima wakaf adalah manfaat dari harta wakaf saja, sementara harta yang diwakafkan tetap utuh dan langgeng.

Donasi Wakaf produktif untuk muallaf Sulawesi Utara bisa disalurkan ke Rekening Waqaf IDC:

Bank Muamalat: 34.7000.3007 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center
Bank Mandiri::156.000.696.4037 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center

Informasi: 08122.700020

Sumber: infaqdakwahcenter.com

0 Komentar