Gerindra Usung Pembalap Moreno Soeprapto untuk Pilgub Jatim?

Sabtu, 23 Desember 2017 - 17:00 WIB | Dilihat : 765
Gerindra Usung Pembalap Moreno Soeprapto untuk Pilgub Jatim? Moreno Soeprapto. [foto: sindonews.com]

Jakarta (SI Online) - Setelah mantan Ketua Umum PSSI La Nyala Mattalitti mengembalikan mandat yang diberikan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, wacana Cagub dari Partai Gerindra langsung mengemuka. Pembalap Moreno Soeprapto yang kini menjadi anggota DPR santer diebut-sebut didorong maju dalam Pilgub Jatim 2018. 

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Fadli Zon mengungkap alasan partainya beralih hati untuk meminang Moreno. Menurut Fadli, di era sekarang masyarakat akan lebih terbuka dengan sosok-sosok muda yang bergairah.

"Di era sekarang sudah masa-masanya untuk pemimpin muda," kata Fadli Zon saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Sabtu (23/12/2017) seperti dikutip Tempo.co.

Meskipun akan berhadapan dengan pasangan Khofifah-Emil dan Gus Ipul-Anas, lanjut Fadli, Gerindra sama sekali tidak khawatir untuk mengusung Moreno yang masih muda di kontestasi politik merebut kursi nomor wahid di Jawa Timur itu.

"Gerindra akan mengusung Moreno jika dia bersedia, sedang dikomunikasikan," kata Fadli Zon.

Moreno Soeprapto, 35 tahun, adalah pembalap mobil nasional. Adik kandung dari pembalap Ananda Mikola itu juga disebut memiliki garis keturunan dari Bupati Malang ke-3 Raden Temanggung Ario Notodiningrat. Moreno terpilih menjadi anggota DPR dari Dapil Malang Raya. 

Untuk mewujudkan rencana ini, Gerindra berencana membangun koalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) di Pilgub Jatim.

Sebelumnya DPW PAN Jatim mengaku, ada kemungkinan Bupati Bojonegoro Suyoto dan Moreno Suprapto berpasangan sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur di Pilkada 2018.

"Semua memungkinkan dan sangat bergantung pada kesepakatan semua pihak," ujar Bendahara DPW PAN Jatim Agus Maimun ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Sabtu (23/12/2017).

Meski PAN hanya memiliki tujuh kursi di DPRD Jatim dan Gerindra 13 kursi, namun pada wacana tersebut justru kader PAN yang ditempatkan sebagai calon orang nomor satu di Pemprov Jatim, dan kader Gerindra sebagai pendamping. []
 

0 Komentar