JIBBS Wisuda 25 Siswa Penghafal 30 Juz Alquran

06 Desember 19:06 | Dilihat : 249
JIBBS Wisuda 25 Siswa Penghafal 30 Juz Alquran Pendiri sekaligus konseptor JIBBS, Fifi Jubilea (ketiga dari kanan) bersama perwakilan dari sekolah-sekolah dari Jepang, Malaysia, Australia, Turki, Singapura.

Bogor (SI Online) - SMA Jakarta Islamic Boy Boarding School (JIBBS) mewisuda 25 siswanya yang telah hafal 30 juz Alquran. Prosesi wisuda dilakukan di kompleks JIBBS Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Ahad (3/12/2017) lalu.

Pendiri sekaligus konseptor JIBBS, Fifi Jubilea, mengungkapkan,  esensi dari wisuda ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka yang telah sukses menjadi penghafal Alquran 30 juz.

“Kami ingin mengapresiasi mereka yang sudah sampai lulus hafal 30 juz. Di samping mereka juga belajar pelajaran formal selain menghafal Alquran,” kata Fifi kepada wartawan usai acara wisuda.

Fifi menjelaskan, JIBBS memiliki kurikulum khusus yang diberi nama Khalifah Program. Kurikulum ini berbasis Alquran dan kompetensi. Sehingga diharapkan akan hadir calon-calon pemimpin yang penguasaan Alquran bagus, juga dari sisi kompetensi juga mumpuni.

Lebih lanjut Fifi mengatakan, bahwa JIBBS berupaya menjalankan pesan Rasulullah Saw bahwa umat Islam harus mendidik anak-anaknya sesuai zamannya.

"Ingin  anaknya bisa bahasa Inggris bisa dicari guru Bahasa Inggris dan memiliki sertifikat. Ingin muridnya mampu mempunyai keahlian bela diri didatangkan jawara-jawara yang memiliki keahlian bela diri. Dan bila ingin muridnya mempunyai kemampuan menghafal Alquran didatangkan guru penghafal Alquran yang terbaik. Kita inginkan murid-murid diasuh guru-guru yang mempunyai kompentensi spesialis," jelasnya. 

Acara wisuda tahfiz JIBBS juga dihadiri oleh perwakilan dari sekolah-sekolah dari Jepang, Malaysia, Australia, Turki, Singapura. Acara tersebut diisi dengan unjuk bakat dari para siswa di antaranya marching band, aksi bela diri, dan panahan.

JIBBS adalah sekolah internasional yang digagas Fifi berdasarkan pengalamannya berkeliling dunia. Menurut Fifi, saat ini di Indonesia belum banyak sekolah berbasis Islam yang berkelas internasional.

Awal mula dibangunnya JIBBS hanya sebuah saung di Megamendung dengan 11 siswa tingkat SD. Sekolah ini kemudian mengalami perkembangan yang luar biasa hingga kini telah mewisuda 10 angkatan. 

"Awalnya dari vila kecil, kemudian dibangun saung dan yang datang banyak anak-anak anggota DPR, anak pejabat, bahkan anak menteri. Dan mereka tidak melihat fasilitas, akan tetapi strong vision yakni menciptakan pemimpin," pungkas Fifi. 

Red: shodiq ramadhan

0 Komentar