Didalangi Ki Enthus, Sudirman Said Wayangan di Tegal

02 Desember 22:21 | Dilihat : 369
Didalangi Ki Enthus, Sudirman Said Wayangan di Tegal Sudirman Said dan Ki Enthus Susmono.

Brebes (SI Online) - Bakal calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said melakukan  ruwatan politik melalui pertunjukan wayang golek semalam suntuk di Lapangan Tegal Glagah, Desa Slatri, Brebes, Jateng, Sabtu (02/12).  Ki Enthus Susmono, yang juga Bupati Tegal tampil sebagai dalang dalam pertunjukan wayang yang mengambil lakon "Jaka Bereg (Sawung Galing) Mbangun Negara."

Dalam sambutannya sebelum wayangan dimulai Sudirman menjelaskan, ruwatan merupakan tradisi budaya yang biasanya dilakukan untuk membersihkan diri atau kelompok dari sifat buruk atau untuk menolak bala (bencana).  

"Ruwatan politik dimaksudkan untuk membersihkan negara kita dari sifat atau perilaku buruk para politisi," kata Sudirman Said dalam acara yang juga dihadiri pelukis Hardi, Ketua Koperasi Warteg Sastoro, pengurus parpol dari Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat. 

Menurut Sudirman, kegiatan yang diselenggarakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw ini didasari atas keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi sosial politik yang demikian terpuruk. 

"Dari 650-an pejabat publik yang ditangkap KPK setengahnya adalah politisi. Ada bupati, walikota, gubernur, juga anggota dewan," ungkap Sudirman di hadapan ribuan warga Desa Slatri yang memadati lapangan tempat pertunjukan.

Negara, lanjut Sudirman, memiliki beban berat untuk memerangi korupsi, yang sebagian besar pelakunya adalah para petinggi negara. Karena itu perlu doa dan dukungan masyarakat agar para pemimpin diberi kekuatan dan keberanian untuk membersihkan negara dari aktor-aktor politik pemburu rente yang bukan saja merugikan tetapi juga menghancurkan sendi-sendi kehidupan bangsa.

Sudirman berharap, pemimpin bangsa ke depan adalah orang-orang yang memiliki integritas, bisa menjadi teladan, dan bersih dari korupsi.

red: shodiq ramadhan

0 Komentar