Fadli Zon: Krisis Regenerasi Petani Hambatan Serius Pembangunan Pertanian Indonesia

30 November 12:58 | Dilihat : 311
  Fadli Zon: Krisis Regenerasi Petani Hambatan Serius Pembangunan Pertanian Indonesia Fadli Zon

Pekanbaru (SI Online)-Wakil Ketua DPR Fadli Zon pada kesempatan memberikan kuliah umum yang digelar bersamaan dengan seminar internasional, Rabu 29 November 2017 di Universita Islam Riau (UIR) mengungkap, masalah serius yang menghambat pencapaian target pembanguan pertanian Indonesia saat ini adalah krisis regenerasi petani. 

Disebutkan Pada tahun 2013, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat  dalam kurun waktu sepuluh tahun antara 2003-2013,  telah terjadi penyusutan jumlah petani di Indonesia hingga mencapai lima juta orang. Setelah berjalan empat tahun dari catatan tersebut, kini (2017) penyusutan tentu sudah menjadi lebih besar lagi.

“Pada seminar pagi tadi (Rabu, 29 November, red) saya membicarakan sesuatu hal yang penting yaitu masalah Kedaulatan Pangan dan Krisis Regenerasi Petani di Indonesia,” katanya yang terkutip di akun twitter @fadlizon. 

Sementara itu, lanjut Fadli Zon, Indeks Ketahanan Pangan Indonesia yang diukur oleh Global Food Security Index, juga menujukkan angka yang terus merosot. Semula pada posisi 62 dari 105 negara (skor antara 0-100 ) pada tahun 2012, anjlok ke posisi 74 dari 109 negera pada tahun 2015. Tidak kecil kemungkinan dalam lima tahun ke depan (Tahun 2020) angka kemerosotan tersebut bertambah.

“Saya sampaikan kepada mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau (UIR), bahwa urusan pangan; merupakan soal hidup atau mati dari sebuah bangsa. Itu sebabnya kita harus memberikan perhatian serius terhadap masalah ini,” tegas Ketua Umum HKTI itu.

FPBM

Setelah memberikan kuliah umum dalam bentuk seminar di Univeresitas Islam Riau tersebut, Fadli Zon selanjutnya bergeser ke Batusangkar, Sumatera Barat, untuk menghadiri dan  membuka acara Festival Pesona Budaya Minangkabau 2017,  yang digelar di Gedung Nasional Maharajo Dirajo, Batusangkar.

“Saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang telah menggelar Festival Pesona Budaya Minangkabau (FPBM) yang terselenggara dari Rabu (29 November 2017) hingga Minggu (3 Desember 2017),” kata Fadli.

Festival Budaya Minangkabau, tambah Fadli merupakan bagian dari upaya memelihara warisan budaya Indonesia. “Bangsa yang besar hanya akan lahir dari masyarakat yang memiliki identitas yang kuat,” tambah Fadli.

Fadli Zon, lahir di Jakarta 1 Juni 1971, kini menjabat pula sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Putra Sumatera Barat, terlahir dan besar di rantau, cukup menguasai antropologi Sumatra Barat. Karenanya, pada periode 2010 – 2015 lalu, sempat pula digagas dan terkabarkan hendak diajukan sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Barat. 

Saat sebelumnya berada di Surakarta dalam kesempatan membuka Keris Fest Pameran 1001 Keris dan Senjata Tradisional di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Sabtu (25 November 2017) ada pihak yang mengenal cukup dengan dengan Fadli Zon menyebut sebagai pribadi berdarah Sumatera Barat, namun terkesan sangat Jawa, bahkan mungkin lebih dari umumnya orang Jawa.

Rep: Muhammad Halwan         

0 Komentar