Darut Tauhid Gelar Milad, Panglima TNI dan Kyai Tengku Hadir

18 November 22:25 | Dilihat : 549
Darut Tauhid Gelar Milad, Panglima TNI dan Kyai Tengku Hadir Milad Pesantren Daarut Tauhid yang dipusatkan di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro Kota Bandung, Sabtu (18/11/2017).

Bandung (SI Online) - Ribuan massa menghadiri ulang tahun (milad) Pesantren Daarut Tauhid (DT) yang dipusatkan di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro Kota Bandung, Sabtu (18/11/2017). Selain dihadiri masyarakat dari berbagai daerah termasuk dari luar Jawa Barat, juga diikuti para anggota legium veteran, kelompok disabilitas, anak-anak yatim piatu dan dhuafa.

Dalam kesempatan ini hadir pula beberapa pejabat tinggi seperti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar, kalangan ulama termasuk pengurus MUI Pusat KH. Tengku Zulkarnain.

Saat memberikan sambutannya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan  khususnya dalam diri umat Islam di Indonesia. Menurutnya, mayoritas penduduk negeri ini adalah umat Islam maka persatuan itu menjadi mutlak untuk dilakukan.

“Dulu para pejuang yang didominasi umat Islam telah bersatu dalam merebut kemerdekan. Sekarang juga kita umat Islam juga harus bersatu dalam mengisi dan mempertahankan kemerdekaan,”ungkapnya.

Terkait dengan berbagai isu yang selalu menyudutkan umat Islam, Panglima TNI berpesan hendaknya itu disikapi dengan bijaksana dan tidak perlu mengedepan emosi. Sebab, sambung Jenderal Gatot, jika umat Islam terpancing emosi dan tertawa arus maka musuh umat Islam yang juga musuh bangsa dan Negara yang akan merasa menang.

“Tantangan ke depan tentu semakin berat dan komplek namun dengan bersatunya kita semua rakyat dan TNI serta seluruh umat Islam semua. Insyaallah semua dapat kita atasi dan hadapi bersama,” imbuhnya.

Terkait dengan berhasilnya dibebaskannya sandera di Papua, Panglima TNI menyatakan bahwa hal itu juga  atas doa rakyat Indonesia dan sepenuhnya atas pertolongan dari Allah Swt. Sebab menurut Jenderal Gatot tanpa pertolongan Allah Swt mustahil manusia termasuk prajurit TNI dapat membebaskan sandera.

“Kita meyakini bahwa itu semua atas pertolongan Allah Swt,” tegasnya.

Sementara itu Tengku Zulkarnain dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa yang harus dipupuk dan ditumbuhkembangkan dalam diri Ummat Islam adalah rasa cinta. Sebab, sambungnya, dengan dimiliki rasa cinta sesama Ummat Islam maka akan timbul rasa persatuan sebagai ummat yang satu.

“Dari rasa saling cinta itulah Allah Swt akan tautkan hati-hati kaum muslimin  untuk bersatu. Kemudian dari persatuan itulah akan timbul kekuatan,”ungkapnya.

Menurut Tengku Zulkarnain banyak ujian dan persoalan yang dihadapi bangsa ini hendaknya menjadi cambuk Ummat Islam bersatu. Ummat Islam, menurut Tengku, sebagai mayoritas penghuni negeri ini harus peduli dan mempertahankan kedaulatan bangsa Indonesia yang telah direbut dan diperjuangan oleh para ulama dan mujahid terdahulu.

“Ummat Islam zaman now, jangan mau diadu domba dan dimarjinalkan dengan berbagai label anti NKRI, anti Pancasila, anti Kebhinekaan dan sebagainya itu. Enak saja mereka, dulu negeri diperjuangkan oleh ulama dan santri sekarang umat Islamnya mau disingkirkan,” tegasnya.

Untuk itu dirinya mengajak segenap umat Islam baik yang di masyarakat, yang tergabung dalam ormas, menjadi anggota TNI dan Polri serta dalam berbagai komunitas dakwah yang untuk bersatu padu dalam menjaga kedaulatan NKRI dari musuh-musuh Negara dan umat Islam.

Sebelumnya acara Milada DT yang ke- 27 ini diawali dengan mabit di Masjid Pusdai Jabar. Kemudian paginya dilanjutkan dengan “Jalan Sehat Bersama Anak Yatim & Veteran” dari halaman Masjid Pusdai menuju Gedung Sate. 

Acara sendiri diakhiri dengan undian berbagai macam doorprize termasuk puluhan paket umroh bagi peserta khususnya anggota veteran dan anak yatim. Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo juga menyumpangkan lima doorprize umroh. Sementara yang bertindak selaku pembaca acara adalah KH. Abdullah Gymnastyar (Aa Gym) sebagai tuan rumahnya. 

rep: suwandi 
red: shodiq ramadhan

0 Komentar