Yayasan Bina Insani Kebumen Gelar Kajian untuk Menyiapkan Generasi Umat

14 November 18:06 | Dilihat : 231
Yayasan Bina Insani Kebumen Gelar Kajian untuk Menyiapkan Generasi Umat KH Muhammad al Khaththath (ketiga dari kiri) bersama panitia pengajian umum di Kebumen, Jateng

Karanganyar (SI Online) - Yayasan Bina Insani Kebumen, Jawa Tengah, menggelar pengajian umum bertemakan "Menyiapkan Generasi Masa Depan Harapan Umat" dengan narasumber KH Muhammad al Khaththath, Senin (12/11/2017).

Di hadapan ratusan wali murid yang menjadi peserta pengajian, Ustaz al Khaththath mengajak jamaah untuk menyiapkan generasi terbaik dengan membentuk anak-anak yang memiliki cara berfikir Islami.

"Membangun cara berfikir Islami bisa dilakukan dua cara, pertama menanamkan akidah Islamiyyah. Kedua, mengembalikan segala sesuatu sesuai Alquran dan sunnah," ujarnya.

Contoh tentang bagaimana sikap terhadap minuman keras (miras). "Dengan berfikir Islami maka dia mengharamkannya, dia tidak akan meminumnya, membelinya, bahkan menunjukkan seseorang untuk meminumnya. Dia juga akan berusaha agar miras dilarang dan dimusnahkan," jelas Ustaz al Khaththath.

"Tetapi kalau cara pandang PKI (komunis), dia tidak peduli dengan aturan Alquran, maka tidak ada larangan minum miras. Bagi orang sekuler, Alquran juga tidak dianggap. Bahkan ada mengatakan ayat konstitusi diatas ayat suci, seperti omongan pemimpin Jakarta sebelumnya, itulah mengapa DKI memiliki saham perusahaan miras," tambahnya.

Selain itu, agar anak-anak bisa bersikap Islami harus disediakan juga lingkungan yang mendukung, jauhi anak-anak dari lingkungan yang merusak. Karena itu kita harus mendukung berbagai pendidikan Islam, dukung majelis-majelis taklim di setiap lingkungan.

"Lingkungan sangat berpengaruh, meski si anak tersebut sholeh bahkan lulusan pesantren tapi kalau lingkungannya rusak maka ia bisa terbawa. Karena itulah ada istilah STMJ, shalat terus maksiat jalan," tandasnya.

red: adhila 

0 Komentar