Jadi Inspektur Upacara di Budi Mulia, Prabowo: Kita tidak akan Izinkan Kekayaan Kita Diambil Asing

13 November 16:56 | Dilihat : 1766
Jadi Inspektur Upacara di Budi Mulia, Prabowo: Kita tidak akan Izinkan Kekayaan Kita Diambil Asing Prabowo Subianto didapuk menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Sekolah Budi Mulia Dua, Yogyakarta, Senin (13/11/2017). 

Yogyakarta (SI Online) - Ketua Umum Partai Gerindra H Prabowo Subianto menghadiri undangan Ketua Dewan Pembina Budi Mulia Foundation HM Amien Rais di Yogyakarta. Prabowo didapuk menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Sekolah Budi Mulia Dua, Yogyakarta, Senin (13/11/2017). 

Dalam peringatan tersebut, diperdengarkan pidato Jenderal Soedirman pada momen pertempuran 10 November di Surabaya.

Selain itu, murid-murid sekolah dari SD, SMA bahkan petugas keamanan melakukan pertunjukan mulai dari menyanyikan lagu-lagu perjuangan sampai pertunjukan seni bela diri.

Prabowo dalam sambutannya merasa terharu dengan para siswa yang terlibat. "Acara seolah-olah dari segi skala kecil. Anak-anak, SD, SMP, tapi dari ketertiban, disiplin, mencerminkan ada harapan bagi kita. Kita mengambil pelajaran, saya mengambil pelajaran dari upacara ini, saya terima kasih Pak Amien, bapak undang saya," ujarnya.

"Saya hadir banyak upacara, tapi hampir air mata saya keluar pada saat saya lihat anak-anak itu menaikkan bendera merah putih. Mereka lakukan dengan penuh semangat dan keikhlasan," sambung mantan Danjen Kopassus ini.

Dengan melihat semangat anak-anak tersebut ia mengaku terinspirasi untuk tetap berjuang memperbaiki kondisi bangsa ini.

"Kalau bung Tomo mengajarkan kita untuk tidak mau menyerah, maka kita juga tidak mau menyerah dan tidak akan menyerah, kita tidak akan mengizinkan kekayaan kita diambil asing sehingga anak-anak kita khawatir nanti hanya menjadi pelayan, menjadi kacung asing," jelasnya.

Selain Prabowo, sejumlah tokoh nasional turut menghadiri undangan mantan Ketua MPR tersebut. Diantaranya mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan lainnya.

Selain itu juga hadir sejumlah tokoh Islam seperti Pengasuh Pesantren Al-Islah Bondowoso KH Muhammad Ma’sum, Koordinator Nasional GISS KH Muhammad Al Khaththath, Ketua MUI Yogyakarta KH Thoha Abdurrahman, pengurus DDII Kota Bogor Mohammad Nur Sukma, Ustaz Bernard Abdul Jabbar, Ketua DPP Al Ittihadiyah Fikri Bareno, Ustaz Ansufri Sambo dan lainnya.

Sebelum dilakukan upacara peringatan Hari Pahlawan, pada Senin subu di Masjid Krista Khadija dilakukan deklarasi Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) yang dipimpin KH Muhammad Al Khaththath.

rep: adhila

0 Komentar