Minoritas Muslim di Sumut Ini Sudah Rindu Mushola

08 November 06:17 | Dilihat : 795
 Minoritas Muslim di Sumut Ini Sudah Rindu Mushola Pembangunan sebuah Mushola di Desa Sipituhuta, Kec Pollung, Kab Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.

Medan (SI Online) - Minoritas Muslim warga Desa Sipituhuta, Kec Pollung, Kab Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, sangat merindukan sebuah rumah ibadah di permukiman mereka. Sebuah musholla saja, berukuran tak lebih dari 7 x 5 meter persegi.

Tiap Sabtu dan Ahad, sebagian dari 45 warga Muslim pemilik kapling perumahan, bergotong royong merampungkan musholla. Rumah ibadah dan tempat mengaji anak-anak ini dibangun di atas tanah wakaf dari warga bernama Ilham dengan ukuran 8.5x23 meter persegi. 

‘’Pembangunan musholla sudah sampai tahap mengecor tiang dan sedang menunggu kosen pintu dan jendela,’’ lapor Ustadz Ilyas Tarigan dari Yayasan Pesantren Arradlatul Hasanah Medan yang mengunjungi lokasi tersebut pada akhir Oktober lalu.

‘’Sambil menunggu musholla rampung, untuk sementara anak-anak mengaji di rumah warga bernama Yusuf Rizal. Ngajinya hanya tiga kali dalam seminggu,’’ imbuh tokoh dakwah Karo bermarga Tarigan ini.

Kapling Muslim tersebut bermula dari keprihatinan seorang muslim bermarga Lumban Gaol terhadap muslim Sipituhuta. Sebagai dampak dari pemekaran Humbahas menjadi kabupaten pada Juli 2013 yang semula merupakan bagian dari Kab Tapanuli Utara, terjadi pembongkaran dan penggusuran 20 kuburan warga muslim. Atas nama klaim tanah adat, keluarga muslim harus mengevakuasi isi kubur dari lokasi pemakaman umum yang sudah dimanfaatkan sejak sebelum kemerdekaan RI.

Alhamdulillah, seorang waqif menyediakan sebagian lahan miliknya di sekitar lokasi, untuk kepentingan warga muslim. Ia yang kini bermukim di Jakarta, memberikan kemudahan kepada penduduk Islam terutama para pendatang, untuk memiliki tanah pertapakan rumah dengan biaya dan skema pembayaran terjangkau. Syaratnya, di atas kapling tanah itu harus dibangun rumah untuk ditempati sendiri. 

‘’Alhamdulillah, sekarang sudah ada 10 keluarga yang membangun dan menempati rumah di lokasi tersebut. Seluruhnya ada 45 kapling keluarga muslim di sana,’’ tutur Ilyas yang sudah sepuh namun masih tinggi jam terbang dakwahnya.

Ilyas Tarigan mengajak kaum muslimin untuk mewujudkan musholla yang dirindukan warga Sipituhuta. Silakan sampaikan kepedulian Anda melalui: Bank Mandiri no rekening 1370002187231 (Nuraini Tarigan); atau BCA no rekening 6475005337 (Nur Aini Ilyas Tarigan). Mohon konfirmasi ke WA 087880180016 atau hp 085370060909.

Red: shodiq ramadhan

0 Komentar