Sudirman Said Minta Doa dan Nasehat Ketum PP Muhammadiyah

23 Oktober 16:13 | Dilihat : 603
Sudirman Said Minta Doa dan Nasehat Ketum PP Muhammadiyah Sudirman Said bersilaturahim dengan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir di kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jalan Cik Dik Tiro, Yogyakarta, Senin (23/10). 

Yogyakarta (SI Online) -  Ketua Institut Harkat Negeri Sudirman Said bersilaturahim dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr Haedar Nasir di kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jalan Cik Dik Tiro, Yogyakarta, Senin (23/10). 

"Ini sekedar silaturahim. Sudah lama ingin silaturahim, kebetulan saya dan Pak Haedar sedang sama-sama di Yogya. Jadi pas waktunya," terang Sudirman usai pertemuan. 

Sudirman menyampaikan dirinya ingin banyak belajar dari seniornya, Haedar Nasir.  "Pak Haidar kan senior, pengalaman dan wisdom-nya pasti banyak.  Saya banyak minta nasihat, terutama soal-soal kebangsaan dan kenegaraan," katanya.

Sudirman mengaku mengikuti  pandangan-pandangan Haidar Nasir soal kebangsaan. Pemikirannya soal kebangsaan jelas, jernih.  

"Beliau ingin bangsa ini tidak sekedar maju secara fisik, tetapi juga dalam pembangunan jiwa, ruhani, dan akhlaknya. Pembangunan fisik penting, tetapi pembangunan jiwa dan moral bangsa juga penting," sambung dia.

Sudirman menyatakan, Muhammadiyah beruntung memiliki pemimpin yang bukan saja visioner, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap persoalan bangsa, seperti Haedar Nasir. 

Dalam pertemuan tersebut Sudirman juga memberitahu ihwal kegiatannya di Jawa Tengah. Sudirman minta didoakan agar upayanya berpartisipasi memajukan Indonesia melalui Jateng mendapat kemudahan.

Sudirman menyadari, sebagai organisasi kemasyarakatan sebagaimana NU dan yang lainnya, Muhammadiyah harus netral. Tidak boleh terlibat dukung mendukung. Karena sikap Muhammadiyah jelas tidak mau terlibat dalam politik praktis.

"Tapi kalau mendoakan kan masih boleh. Karena itu silaturahim ini juga saya manfaatkan untuk meminta doa dan nasehat Pak Haidar," urai Sudirman.

red: shodiq ramadhan

0 Komentar