Silaturahim, Ketum Muhammadiyah Bertemu Ketum PERSIS di Bandung

Jumat, 15 September 2017 - 21:38 WIB | Dilihat : 650
Silaturahim, Ketum Muhammadiyah Bertemu Ketum PERSIS di Bandung Pertemuan antara PP Muhammadiyah dan PP Persis di di kantor PP Persis Jl. Viaduct Kota Bandung, Kamis 14 September 2017.

Bandung (SI Online) - Dua Ormas Islam terbesar di Indonesia mengadakan pertemuan yakni Persatuan Islam (Persisi) dan Muhammdiyah. Pertemuan antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dipimpin langsung Ketua Umum Dr. Haedar Nashir dengan KH. Aceng Zakaria selaku Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) tersebut menghasilkan rencana kolaborasi di bidang dakwah, ekonomi, sosial hingga siyasah.

Ketua Majelis Penasehat Persis, Prof. Dr. Maman Abdurrahman, dalam pertemuan silaturahim PP Persis dan PP Muhammadiyah, Kamis (14/09/2017) di kantor PP Persis Jl. Viaduct Kota Bandung tersebut menyampaikan harapannya agar kedua ormas Islam yang punya jamaah puluhan juta ini bisa saling berkolaborasi.

“Urusan ta'abudi kita sudah selesai, tinggal sekarang mengkolaborasikan urusan muamalah. Kami siap bersama-sama, kita harapkan ada pertemuan rutinan tiga bulanan cukuplah”, ujarnya.

Prof. Maman yang juga mantan Ketua Umum PP Persis ini juga memperjelas kolaborasi yang bisa dibangun diantaranya, Muhammadiyah yang sudah maju dalam tata kelola ekonomi bisa bersanding dengan Persis. Persis memiliki banyak aset wakaf yang bisa dijadikan minimarket misalnya.

Dalam bidang sosial pun Persis berharap Muhammadiyah bisa memanfaatkan tanah-tanah wakaf di Jawa Barat untuk pembangunan lembaga kesehatan dan sejenisnya.

Sejalan dengan itu Ketua Bidang Tarbiyyah PP Persis, Dr. Irfan Safrudin, menambahkan bahwa Persis dan Muhammadiyah diharapkan bisa intens dalam mengkaji masalah siyasah dan pendekatan dakwah gaya baru hingga tata kelola sistem pendidikan.

“Kami ingin belajar dalam segi tata kelola lembaga pendidikan, insyaallah SDM kita banyak, dalam konteks yang lain Persis harus belajar dari Muhammadiyah yang sudah lebih maju”, tuturnya.

Ketua Bidang Jamiyyah PP Persis, Dr. Ihsan Setiadi Latif, menambahkan bahwasanya Persis dan Muhammadiyah dirasa perlu untuk membangun forum-forum khusus yang bisa menyiapkan kerja nyata kolaborasi berbagai bidang tersebut, dalam hal ini bukan hanya Persis dan Muhammadiyah saja tetapi ormas Islam lainnya juga turut diajak.

“Forum-forum ormas mungkin sudah banyak, namun ini kita perlu menyiapkan forum untuk kerja-kerja solutif masalah keumatan. Istimrar, harus ada kesamaan, harus berkumpul, mengkonkritkan kerja kerja bersama yang paling mungkin dilakukan Persis dan Muhammadiyah”, ungkap Dr. Ihsan.

“Untuk selanjutnya majelis-majelis atau badan-badan di Persis dan Muhammadiyah bisa dipertemukan, langsung ke permasalahan dan praktik solutifnya”, tambah Sekum PP Persis, KH. Haris Muslim, Lc. MA

Sementara itu Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir  sangat mengapresiasi sambutan dan paparan dari pengurus PP Persis. Pihaknya juga sependapat bahwa untuk membahas dan merumuskan lebih detail perlu ada pertemuan lanjutan. “Insyaallah silaturrahim awal ini akan berlanjut pada pertemuan berikitnya,” ungkap.

Pihaknya berharap pertemuan singkat tersebut  semakin merekatkan ukhuwah Islamiyyah dan membuka pintu-pintu sinergi yang bisa menjadi kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Haedar juga mengungkapkan bahwa bahwa Muhammadiyah juga berencana untuk menggelar pertemuan dan kunjungan silaturrahim dengan ormas Islam lainnya

Pertemuan yang berlangsung satu jam setengah ini, semakin merekatkan ukhuwah Islamiyyah dan membuka pintu-pintu sinergi yang bisa menjadi kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia. Direncanakan setelah pertemuan tersebut, PP Muhammadiyah akan melakukan kunjungan silaturahim ke NU, DDII, Al-Irsyad, Hidayatullah dan ormas Islam lainnya. 

rep: suwandi                                                                       

0 Komentar