Sedang Melantunkan Alquran di Rumah Khofifah, Ustaz Jakfar Meninggal

24 April 15:30 | Dilihat : 3083
Sedang Melantunkan Alquran di Rumah Khofifah, Ustaz Jakfar Meninggal Panitia menolong Ustaz Jakfar Abdurrahman yang tiba-tiba terjatuh saat membacakan ayat Alquran di rumah Mensos Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Senin (24/04). [foto: viva.co.id]

Surabaya (SI Online) - Seorang qari' bernama Ustaz Jakfar Abdurrahman, meninggal dunia saat melantunkan ayat suci Alquran di kediaman Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di kawasan Jemursari, Surabaya, Senin (24/4/2017). Ustaz Jakfar diketahui melantunkan sebagian ayat dalam surat Al-Mulk. 

"Ustaz mengisi pembacaan ayat suci Alquran di rumah bu Menteri, tapi kemudian pingsan dan meninggal," ujar Ketua RT. 03/5, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Lilik Baidlowi. 

Diketahui, di rumah Khofifah sedang digelar peringatan haul untuk suaminya dan keluarga lainnya, kemudian disambung Hari Ulang Tahun ke-71 Muslimat Nahdlatul Ulama serta Haul Syekh Abdul Qadir Jailani. 

Ia menceritakan, saat Ustaz Jakfar Abdurrahman melantunkan ayat-ayat suci Alquran di atas panggung, tidak ada yang berbeda dan jamaah mendengarkan dengan khusyuk, namun tiba-tiba suara ustaz semakin terdengar hilang dan mikropon yang dipegangnya terjatuh.

Jamaah melihat ke arah panggung melihat ustaz yang saat itu sedang duduk, kemudian roboh dan tak sadarkan diri. Panitia langsung naik ke atas panggung, termasuk Menteri Sosial untuk memastikan peristiwa yang terjadi dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Islam Jemursari yang berlokasi tidak jauh dari lokasi.

"Tapi saat belum diperiksa di unit gawat darurat, ustaz sudah menghembuskan nafas terakhirnya," ucapnya.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Ustaz Jakfar dikenal sebagai orang yang santun dan tidak pernah menolak saat dimintai tolong melantunkan ayat suci Alquran jika ada warga memiliki kegiatan. Pengalamannya sebagai juara MTQ tingkat nasional di Bali beberapa tahun lalu, menjadikannya seorang qari berlevel internasional karena kerap diundang di beberapa daerah termasuk negara lain.

"Kalau sedang ada acara, ustaz selalu memperkenalkan diri dari kampung Wonocolo dan kami warga di sana merasa bangga, terlebih saat acara di luar daerah," katanya. 

Bahkan, lanjut dia, saat bulan suci Ramadhan, ustaz Jakfar tidak pernah berhenti berdakwah, terutama di instansi-instansi pemerintahan serta di kalangan akademisi.

red: shodiq ramadhan
sumber: antara

0 Komentar