Pesantren Nuu Waar AFKN Wisuda 61 Santri

09 April 14:24 | Dilihat : 321
Pesantren Nuu Waar AFKN Wisuda 61 Santri Wisuda Santri AFKN Angkatan ke-29 di Pesantren Nuu Waar, Setu, Bekasi, Ahad (09/04/2017).

Bekasi (SI Online) - Pondok Pesantren Nuu Waar menyelenggarakan wisuda santri angkatan ke-29, Ahad pagi (09/04/2017). Pada tahun ini, pesantren yang berada di Kampung Bunut, Desa Taman Sari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, itu mewisuda 61 orang santri-santriwatinya. 

Presiden Yayasan Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) Ustaz MZ Fadzlan Rabbany Garamatan dalam sambutan pembukaan rapat wisuda santri mengatakan, para santri yang telah diwisuda telah menyelesaikan pendidikan di sejumlah kampus di Jakarta dan sekitarnya. 

Dari 61 orang santri dan santriwati, yang telah lulus dari Akademi Perawat Sehat Binjai sebanyak 28 orang, Akademi Kebidanan Kholisaturahmi delapan orang, Akademi Kebidanan Jayakarta Sehat 21 orang, Universitas Esa Unggul satu orang, Universitas 17 Agustus Surabaya satu orang, dan Universitas Pamulang dua orang.

Anggota Senat Yayasan AFKN, Tata Saputra, saat menyampaikan laporannya menjelaskan, program pendidikan ini merupakan bagian dari rencana strategi 2050 untuk menyediakan minimal 10 ribu tenaga pendidik, bidan, dan perawat profesional, guna mengentaskan persoalan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di bumi Nuu Waar.

Tata mengungkapkan, hingga wisuda ke-29 ini, AFKN telah memberikan enam ribu beasiswa bagi anak-anak Nuu Waar untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi. Di antaranya di Sulawesi, Jawa, Asia Tenggara, hingga Timur Tengah.

"Ditambah pada hari ini yang diwisuda 61 orang, AFKN telah mendidik dan mengembalikan santri ke kampung halamannya sebanyak 3.534 orang untuk melakukan pengabdian di masyarakat," ungkap Tata.  

Sebagai informasi, meskipun berdiri dengan status badan hukum yayasan, AFKN tidak hanya bergerak dalam dunia pendidikan. Di Papua dan Papua Barat, AFKN kini telah memiliki 14 cabang kepengurusan dan melakukan aktivitas dakwah, pendidikan, sosial, kesehatan dan ekonomi keumatan. 

Pesantren Nuu Waar di Kampung Bunut, Setu, Bekasi sendiri saat ini berdiri di lahan seluar 15 hektare. "AFKN telah mendapat kepercayaan berupa rekomendasi kegiatan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bekasi, dan terbaru kami mendapatkan SK Yayasan dari Kemenkumham," kata Presiden AFKN, Ustaz MZ Fadzlan Rabbany Garamatan. 

Selain Fadzlan, hadir dalam Wisuda Santri AFKN ke-29 sejumlah anggota senat Yayasan AFKN seperti mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Indra Hidayat, H. Tata Saputra, dr Zaidul Akbar, Dr Mukhtarom, dan lainnya. 

red: shodiq ramadhan
 

0 Komentar