Ratusan Peserta Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik bersama BKsPPI Sumbar

26 Maret 20:31 | Dilihat : 458
Ratusan Peserta Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik bersama BKsPPI Sumbar Pelatihan Jurnalistik "One Masjid One Journalist" di aula Zainuddin Labay Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang

Padang (SI Online) - Era perang informasi saat ini menjadi bagian penting untuk disikapi dengan cekatan. Hal tersebut menjadi salah satu alasan diadakannya pelatihan jurnalistik “one masjid one journalist”. Kegiatan yang digelar di aula Zainuddin Labay Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang ini diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) Sumatera Barat, Ahad (26/3/2017).

Lebih dari 100 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan perwakilan dari beberapa lembaga pendidikan di Sumatra Barat. Acara dibuka langsung oleh Bapak Fauzi Fauzan, LC, S.Fils selaku ketua I BKsPPI Sumatra Barat.

Pemateri pertama, Iyus Khaerunnas selaku Ketua GNPF-MUI Bogor Raya menjelaskan, tujuan acara ini untuk memunculkan para jurnalis yang akan menyuarakan dakwah Islamiyah. Terutama jurnalis yang aktif di masjid untuk menyebarkan ilmu-ilmu agama dari para ulama.

Sementara itu, pemateri kedua Syaiful Falah dari redaksi Suara Islam memberikan tips kepada peserta bagaimana cara membuat straightnews atau berita langsung yang sesuai fakta kebenarannya. Ia berharap masyarakat yang memiliki kemampuan jurnalis dan bisa berkontribusi dakwah lewat media Islam.

“Menulis dapat menjadi sarana dakwah yang akan sangat berpengaruh, terutama di era saat ini. Kebenaran bisa dianggap sesuatu yang salah dengan permainan informasi, dan begitu juga sebaliknya. Karena itulah jurnalis muslim harus bergerak terus untuk menyampaikan kebenaran,” ungkapnya.

Para peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Salah satu peserta Ayu Andira Pasaribu, mahasiswi STIT Diniyyah Puteri mengaku jadi lebih bersemangat dalam berdakwah

“Acara ini menggerakkan jiwa kita untuk ikut serta berdakwah membela agama Allah ditengah kondisi umat saat ini. Sehingga media sosial yang kita miliki bisa bermanfaat bagi kemaslahatan umat, serta mampu melawan kezaliman yang ingin menghancurkan umat Islam,” ujar Ayu.


Jummiati Oktariana
Mahasiswi STIT Diniyyah Puteri Padang Panjang

0 Komentar