CT Corp Jalin Kerja Sama dengan Tiga Kampus Islam di Malang

26 Februari 09:27 | Dilihat : 1065
CT Corp Jalin Kerja Sama dengan Tiga Kampus Islam di Malang Chairul Tanjung bersama Prof M Nuh didampingi Rektor UIN Malang Prof Mudjia Rahardjo melihat maket Kampus UIN Malang III, Sabtu (25/02/2017). [foto: uin-malang.ac.id]

Malang (SI Online) - CT Corp menjalin kerja sama dengan tiga universitas Islam di Malang, Jawa Timur dalam pengembangan mutu perguruan tinggi. Ketiga kampus Islam itu adalah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Islam Malang (Unisma) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim. 

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Chairman CT Corp Chairul Tanjung di masing-masing universitas di Malang, Sabtu (25/2/2017).
 
Kerja sama ini ke depannya akan dilanjutkan oleh seluruh anak perusahaan yang dinaungi oleh CT Corp disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing universitas. Salah satu anak perusahaan CT Corp yang siap mengembangkan kerja sama dengan universitas di Malang adalah Bank Mega Syariah.
 
Kerja sama yang ditawarkan meliputi pemanfaatan layanan dan jasa perbankan syariah serta dukungan terhadap Tri Dharma perguruan tinggi.
 
Penandatanganan nota kesepahaman yang pertama dilakukan dengan UMM yang diwakili Rektor UMM Fauzan. Pada kesempatan yang sama, Chairul Tanjung juga dikukuhkan sebagai keluarga besar UMM ditandai dengan penyematan jas almamater UMM.
 
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan dengan Unisma yang diwakili Rektor Prof. Maskuri di Ruang Pasca Sarjana Unisma. Nota kesepahaman yang ketiga dilakukan dengan UIN Maulana Malik Ibrahim yang diwakili Rektor UIN Prof. Mudjia Rahardjo.
 
Saat berbicara di UIN, Chairul Tanjung memberi tiga kunci utama guna mencapai kesuksesan. Meliputi inovasi, kreativitas dan entrepreneurship. “Harus ada langkah pembaharuan dan pengembangan dengan menciptakan hal-hal baru,” pesan CT. 
 
Selain itu, lanjut CT, menuju sukses kita harus mampu berpikir "out of the box," yakni mencoba sesuatu yang diluar kebiasaan orang lain. Itu tercapai dengan menggabungkan kedisiplinan, mampu membaca dan menentukan peluang. Chairul Tanjung menghimbau, agar selalu menghargai segala proses dan hendaknya jangan takut bermimpi dan bercita-cita besar. “Kalau mimpi saja takut apalagi bertindak,” terangnya.
 
red: shodiq ramadhan/dbs
0 Komentar