Dituduh Terlibat Jabhah Nusrah di Suriah, Abdel Kader al-Taleh Dipenjara 15 Bulan

Ilustrasi : Mujahidin yang tergabung dalam Jabhah Nusrah di Suriah

Jerusalem (SI Online) - Abdel Kader al-Taleh (27), warga Desa Taibe di wilayah utara Israel, dijatuhi hukuman penjara 15 bulan setelah terbukti pergi ke Suriah, dan mendapatkan pelatihan dari kelompok mujahidin Jabhah Nusrah yang terafiliasi dengan Al-Qaeda.

Abdel Keder ditangkap badan intelijen dalam negeri Israel Shin Bet saat dia kembali dari Suriah pada Juli 2013.

Berdasarkan dokumen pengadilan, Selasa (11/2/2014), Abdel Kader dinyatakan terbukti memasuki wilayah "musuh" dan menerima pelatihan tempur "ilegal."

Namun dakwaan berhubungan dengan agen asing dicabut sebagai bagian dari permohonan keringanan hukuman.

Pengadilan mendakwa, Abdel Kader didekati seorang simpatisan Al-Qaeda saat belajar ilmu farmasi di Jordania pada 2010-2011. Juli tahun lalu, ia pergi ke Turki dan kemudian melintasi perbatasan menuju Suriah.

Di Suriah, pemuda ini dituduh menjalin hubungan dengan kelompok mujahidin Jabhah Nusrah dan menghabiskan tiga hari di kamp pelatihan kelompok ini dan mendapatkan pelatihan cara menembak. Namun, akhirnya ia memutuskan tidak tinggal di Suriah dan memilih pulang ke kampungnya.

Dalam pembacaan vonisnya, hakim Shira Ben Shlomo mengatakan terdapat bahaya terselubung jika seorang warga Arab Israel bergabung dengan kelompok-kelompok militan di Suriah.

"Di sana mereka mendapatkan pelatihan militer dan ideologi yang kemudian bisa digunakan untuk menyerang sasaran di Israel," demikian hakim Ben Shlomo.

Hakim juga menggarisbawahi bahaya para sukarelawan Arab Israel ini membagi informasi dengan para pejuang militan di Suriah.

Bulan lalu Pusat Informasi Terorisme dan Intelijen Meir Amit memperkirakan sebanyak 20 orang warga Israel keturunan Arab bergabung dengan pasukan oposisi Suriah, bersama 30 sukarelawan dari Gaza dan beberapa lainnya dari Tepi Barat.

Komunitas Arab di Israel berakar dari 160.000 warga Palestina yang memilih tetap tinggal di tanah mereka setelah negara Israel terbentuk pada 1948. Kini dari delapan juta warga Israel, sebanyak 1,3 juta adalah warga keturunan Arab. Abdel Kader adalah salah satunya.

red: abu faza

 

Baca Juga

Komentar

Belum ada komentar
Nama

Email


security image
Kode
Komentar