China Jadi Negara Penyuplai Narkoba Terbesar ke Indonesia

Rabu, 15 Januari 2014 - 16:01 WIB | Dilihat : 3484
China Jadi Negara Penyuplai Narkoba Terbesar ke Indonesia Tersangka kasus narkoba yang menerima paket shabu dari China (foto: antara)

Jakarta (SI Online) - China menjadi penyuplai narkoba jenis sabu terbesar ke Indonesia. Demikian ditegaskan oleh kepala bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Sumirat Dwiyanto.

"Saat ini trennya mulai berubah. China tampaknya mulai jadi negara penyuplai sabu ke Indonesia," kata Sumirat di kantor BNN Jakarta, Rabu (15/1/2014).

Sumirat mengatakan, salah satu indikasi China menjadi negara penyulai baru sabu ke Indonesia dalam waktu singkat karena banyak kurir yang masuk ke Indonesia membawa narkoba dari China.

"Sejauh ini sudah ada 3 tersangka dengan total 16 kg sabu dari China. Belum lagi, hasil tangkapan Bea Cukai dan Direktorat IV Mabes Polri yang baru-baru ini diungkap," lanjutnya.

Hal itu diperkuat dengan informasi terbaru yang didapat BNN, bahwa Kepolisian China menggerebek satu kampung di China. Ternyata, sebagian besar warga kampung itu merupakan produsen sabu.

"Seperti diketahui, China saat ini memiliki tanaman efedra yang merupakan penghasil efedrin pada akhirnya menghasilkan methamphetamina (sabu)," jelasnya.

Sumirat menjelaskan, Produktifitas China semakin meningkat karena didukung semakin sempitnya ruang gerak para bandar dan produsen sabu dari negara-negara lain. Sehingga, China jadi pilihan untuk tetap menjalankan bisnisnya.

Selain memproduksi, para produsen sabu asal China juga mengirimkan kurir asal negaranya. Alasannya, biaya pengiriman lebih murah dibanding menggunakan jasa TKI.

Hal itu terjadi pada kasus terakhir yang diungkap BNN. WN China berinisial ZH ditangkap pada Senin 16 Desember 2013. ZH menyelundupkan 1.050,8 gram sabu lewat Bandara Soekarno Hatta.

"Imbalannya hanya 4.000 RMB atau sekitar Rp 7,6 juta. Beda jauh dengan menggunakan jasa TKI. Imbalannya bisa Rp 30 juta sekali antar," tandasnya.


red: syaiful
sumber: liputan6

0 Komentar