China Jadi Negara Penyuplai Narkoba Terbesar ke Indonesia

Tersangka kasus narkoba yang menerima paket shabu dari China (foto: antara)

Jakarta (SI Online) - China menjadi penyuplai narkoba jenis sabu terbesar ke Indonesia. Demikian ditegaskan oleh kepala bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Sumirat Dwiyanto.

"Saat ini trennya mulai berubah. China tampaknya mulai jadi negara penyuplai sabu ke Indonesia," kata Sumirat di kantor BNN Jakarta, Rabu (15/1/2014).

Sumirat mengatakan, salah satu indikasi China menjadi negara penyulai baru sabu ke Indonesia dalam waktu singkat karena banyak kurir yang masuk ke Indonesia membawa narkoba dari China.

"Sejauh ini sudah ada 3 tersangka dengan total 16 kg sabu dari China. Belum lagi, hasil tangkapan Bea Cukai dan Direktorat IV Mabes Polri yang baru-baru ini diungkap," lanjutnya.

Hal itu diperkuat dengan informasi terbaru yang didapat BNN, bahwa Kepolisian China menggerebek satu kampung di China. Ternyata, sebagian besar warga kampung itu merupakan produsen sabu.

"Seperti diketahui, China saat ini memiliki tanaman efedra yang merupakan penghasil efedrin pada akhirnya menghasilkan methamphetamina (sabu)," jelasnya.

Sumirat menjelaskan, Produktifitas China semakin meningkat karena didukung semakin sempitnya ruang gerak para bandar dan produsen sabu dari negara-negara lain. Sehingga, China jadi pilihan untuk tetap menjalankan bisnisnya.

Selain memproduksi, para produsen sabu asal China juga mengirimkan kurir asal negaranya. Alasannya, biaya pengiriman lebih murah dibanding menggunakan jasa TKI.

Hal itu terjadi pada kasus terakhir yang diungkap BNN. WN China berinisial ZH ditangkap pada Senin 16 Desember 2013. ZH menyelundupkan 1.050,8 gram sabu lewat Bandara Soekarno Hatta.

"Imbalannya hanya 4.000 RMB atau sekitar Rp 7,6 juta. Beda jauh dengan menggunakan jasa TKI. Imbalannya bisa Rp 30 juta sekali antar," tandasnya.


red: syaiful
sumber: liputan6

 

Komentar

15.01.201422:09
Daeng Hasanudin
SEBENARNYA TIDAK ANEH KALAU NEGARA CHINA PENYUPLAI BESAR NARKOBA DI INDONESIA SEBAB PEMILIK TEMPAT2 HIBURAN DAN MAKSIAT DI SELURUH KOTA2 BESAR DI SEANTERO NUSANTARA INI ADALAH ETNIS CHINA JADI MEREKA ADALAH SINDIKAT BESAR NARKOBA YG TUJUANNYA TIDAK HANYA BER BISNIS BARANG HARAM TETAPI ADA TUJUAN YG JAUH LEBIH BESAR DAN STRATEGIS YAITU MENGHANCURKAN MASA DEPAN GENERASI MUDA PRIBUMI DEMI "KEKUASAAN" DI NEGARA INI...., kejahatan ini benar2 nyata secara kasat mata tanpa putar otak untuk mengetahuinya dan sudah bukan menjadi rahasia umum sebab luar biasa banyaknya ribuan korban mati sia2 karena narkoba melebihi korban teroris. TERNYATA ETNIS CHINA TIDAK ADA KENYANGNYA DAN PUAS2NYA MENGUASAI SEGALA BIDANG BISNIS DI INDONESIA DG RAKUSNYA TANPA PEDULI HALAL ATAU HARAM ....LUAR BIASA BUASNYA DIA MENCARI KEPUASAN DUNIA. Kita tunggu kehebatan ,keberanian dan keseriusan pihak "berwenang" untuk menghancurkan sidikat narkoba china. Kalau2 jelas2 terbukti/ faktual atau tertangkap tangan memproduksi, menyelundupkan atau memperdagangkan narkoba dlm jumlah besar, Seharusnya langsung ditembak mati saja seperti ganasnya Polisi dg rasa benci membantai langsung "terduga" teroris tanpa ampun, walaupun terduga teroris itu masih bangsa sendiri dari kalangan orang miskin yg mempunyai anak & istri. BISAKAH POLISI BERTINDAK JUJUR DAN ADIL ?
15.01.201419:15
Ibnu Sirna
Hebat!..Pertama menguasai ekonomi, kedua Politik, dan sekarang menguasai narkoba.
Nama

Email


security image
Kode
Komentar