Liberal Merapat ke PDIP, Siti Musdah Mulia Ditunjuk jadi Direktur Megawati Institute

Rabu, 09 Oktober 2013 - 14:34 WIB | Dilihat : 7120
Liberal Merapat ke PDIP, Siti Musdah Mulia Ditunjuk jadi Direktur Megawati Institute Siti Musdah Mulia saat menerima penghargaan Nabil Awward 2012 dari Ketua Pendiri Yayasan Nabil Eddie Lembong, di Hotel Mulia, Jakarta, 18/10/2012. (foto: shodiq)

Jakarta (SI Online) - Satu per satu aktivis Liberal Indonesia akhirnya merapat ke PDI Perjuangan. Setelah sejumlah aktivis Liberal seperti Zuhairi Misrawi dan Hamid Basyaib bergabung ke lembaga underbow PDIP Baitul Muslimin Indonesia (BMI), kini dedengkot liberal lainnya, Siti Musdah Mulia, akhirnya merapat juga ke lingkaran PDIP dengan menjadi Direktur Megawati Institute.

Pengangkatan Musdah ini dilakukan oleh DPP PDI Perjuangan seperti diungkapkan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Tjahjo Kumolo saat membuka diskusi Perempuan dan Peradaban Indonesia di Kantor DPP PDIP di Jakarta, Rabu (9/10/2013).

"Hasil rapat Pleno DPP kemarin, atas kesediaan Ibu Musdah, kami kukuhkan Ibu Musdah sebagai Direktur Megawati Institute," kata Tjahjo.

Diskusi tersebut dihadiri Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua DPP yang juga putri Megawati, Puan Maharani, Musdah Mulia, politisi PDI-P Rieke Diah Pitaloka, dan puluhan perempuan lain.

Tjahjo mengatakan, Megawati Institute di bawah kepemimpinan Musdah diharapkan terus membumikan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

"Megawati Institute juga diharapkan meluruskan pemikiran sejarah Bung Karno yang banyak diselewengkan di masa lalu," kata Tjahjo.

Dalam pidatonya, Megawati mengaku mengapresiasi perjuangan Musdah selama ini. Melihat langkah Musdah, Megawati lalu berusaha menemuinya.

"Saya cari-cari, ketemu. Yang tadinya cuma mau basa-basi setengah jam, tahunya enggak tahu jam," kata Megawati.

Seperti diketahui, Musdah adalah aktivis perempuan liberal, dosen, peneliti, penulis di bidang keagamaan di Indonesia. Ia aktif dalam isu-isu demokrasi, HAM, pluralisme, perempuan, dan civil society. Beberapa jabatan yang dia pegang ialah Ketua Indonesian Conference on Religion and Peace (ICIP) dan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sementara Megawati Institute merupakan lembaga 'think tank' yang fokus pada ideologi kerja (working ideology) Pancasila 1 Juni 1945 dan 4 pilar, dengan merangkul pemikiran kaum cendekiawan. Sebelumnya, lembaga yang berkantor di Jalan Proklamasi ini dipimpin salah satu kader PDIP, yakni anggota Komisi XI DPR Dr Arief Budimanta.

red: shodiq ramadhan
sumber: kompas.com/inilah.com

0 Komentar