Sikap Benar Orang Beriman

Jumat, 19 Juli 2013 - 14:27 WIB | Dilihat : 5677
Sikap Benar Orang Beriman

Allah Swt berfirman:

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan rasul-Nya Telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.. (QS. Al Ahzab 36).

Tunduk dan patuh kepada keputusan Allah dan Rasul-Nya. Itulah sikap yang benar bagi orang-orang beriman. 

Al Ustadz  Muhammad Ali As Shaabuuny dalam tafsirnya Shafwatut Tafaasiir Juz 2/484 mengatakan, tidak benar dan tidak layak bagi seorangpun di antara kaum muslim/muslimah, bila Allah dan Rasul-Nya memerintahkannya untuk melaksanakan suatu perkara, dia memiliki alternatif yang lain. Sikap yang benar yang harus ditempuhnya adalah tunduk dan berserah diri kepada perintah Allah dan rasul-Nya itu.   

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya Juz 3/97 mengatakan, ayat tersebut bersifat umum untuk seluruh perkara. Yakni, apabila Allah dan Rasul-Nya memutuskan suatu perkara, maka tidak ada hak bagi seorang pun menolaknya, tidak ada pilihan baginya, dan tidak ada pendapat maupun komentar terhadapnya. 

Menurut Imam As Shawi dalam Hasyiyah As Shaawy Juz 3/278, disebutnya asma Allah dalam ayat ini sebagai isyarat bahwa keputusan Rasul-Nya adalah keputusan Allah karena Rasululullah itu tidak berbicara dengan hawa nafsunya, melainkan hanya menyampaikan wahyu Allah SWT.  Wallahua’alam

0 Komentar