Anda Takut Gemuk? Tak Perlu, Ini Alasannya

Jakarta (SI ONLINE) - Tinggi, kurus, langsing, adalah idaman hampir setiap orang sekarang. Begitulah bentuk tubuh yang dipandang ideal saat ini. Bagaimana dengan gemuk?. Wah, ampun deh. "Amit-amit", kata sebagian orang.

Eiit..tunggu dulu. Gemuk tidak selamanya jelek. Menurut penelitian, orang gemuk malah usianya lebih panjang dibanding orang yang kurus. Dengan tidak menafikkan bahwa ajal adalah urusan Allah Swt, penelitian ini tetap menarik untuk disimak.

Adalah Achim Peters, seorang ahli masalah obesitas dari Jerman menyatakan  orang gemuk memiliki usia hidup yang lebih panjang dibandingkan dengan orang kurus.

Peters yang merupakan dokter ahli obesitas dari Luebeck University di utara Jerman mengatakan bahwa orang gemuk memiliki lebih banyak nutrisi untuk otak dalam kondisi tekanan stress.

Dia menjelaskan bahwa orang yang kegemukan lebih bisa bertahan terhadap stress di kehidupan modern karena mereka memiliki metabolisme yang lebih baik, kata Luebeck seperti dikutip DailyMail.

Selama tiga puluh tahun Peters telah mempelajari relasi antara otak dan bobot tubuh. Dia mengatakan bahwa anggapan orang gemuk akan meninggal lebih cepat adalah mitos.

"Dalam keadaan tertentu, orang bereaksi terhadap tekanan dengan cara yang berbeda. Beberapa banyak makan dan menjadi gemuk," jelas Peters.

Beberapa orang lainnya akan menolak makanan dan menjadi kurus. Orang yang lebih rentan terkena penyakit adalah yang lebih kurus. Yang gemuk, justru memiliki kondisi yang lebih sehat.

Dia menambahkan bahwa menjadi kurus bukanlah suatu masalah, namun mengalami penurunan bobot tubuh akibat stress bisa berbahaya.

"Saat otak tidak mendapatkan sumber makanan dari luar, dia akan mengambil sumber makanan dari dalam seperti dari otot, bahkan organ tubuh lainnya. Maka sedikit orang stress kurus yang sehat," kata Peters.

Sejauh ini, penelitian hanya membahas mengenai korelasi antara kematian dan kegemukan. Penyebab kematian sendiri tidak hanya karena kegemukan melainkan juga stress.

Peters menambahkan bahwa "ketidakseimbangan sosial" yang memicu stress tidak dapat diperbaiki dengan pola makan, terutama pada kehidupan modern saat ini.

Jadi, masih takutkah jika anda gemuk?.

red: shodiq ramadhan
sumber: ANTARA


 

Komentar

Belum ada komentar
Nama

Email


security image
Kode
Komentar