A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Missing argument 3 for Read::index()

Filename: controllers/read.php

Line Number: 11

Negeri Darurat Pelacuran dan Seks Bebas

Negeri Darurat Pelacuran dan Seks Bebas

Kamis, 28 Februari 2013 - 11:58 WIB | Dilihat : 4697
Negeri Darurat Pelacuran dan Seks Bebas

Ibarat penyakit kanker, pelacuran dan seks bebas di Indonesia sudah mencapai stadium gawat. Hal ini menunjukan bahwa kegagalan pemerintah dalam membangun mental bangsa. Hal inibisa dilihat dari meningkatnya jumlah pelacuran di tanah air.  Dilihat dari meningkatnya korban pelacuran anak dan pornografi tiap tahunnya. Angka ini meningkat 100% lebih dari statistik bdan PBB.

Meningkatnya jumlah PSK berarti menunjukan meningkatnya jumlah pria yang gemar berzina. Lebih parah lagi jasa haram pelacuram sudah lama dilibati kalangan pejabat.

Semua fakta itu adalah indikasi hancurnya iman dan takwa bangsa yang mayoritas muslim ini. Gaya hidup hedonis mendorong sebagian perempuan melacur  karena tuntutan gaya hidup. Meski demikian, tidak bisa dipungkiri tidak sedikit perempuan menjadi pelacur karena himpitan ekonomi.

Pergaulan yang semakin bebas dan tidak bisa dibantah lagi, maraknya pelacuran karena rendahnya sanksi hukum dalam kasus pelacuran , banyak beredarnya video mesum yang bebas dijual belikan.

Islam mewujudkan masyarakat yang bersih dan mulia. Dalam Islam, perzinahan baik dalam bentuk pelacuran atau perzinahan non komersial termasuk dosa besar dan merupakan perbuatan keji.

Islam mewajibkan akidah islam dan keimanan dijadikan sistem dan bangunan masyarakat. Dalam hal ini Allah swt menjelaskan karakter seorang mukmin. Tercantum dalam QS. Al Mukminun ayat 5-6.

Islam juga mewajibkan negara untuk membina keimanan dan ketakwaan warganya. Selanjutnya sistem Islam akan mencehaj pelacuran perxinahan dan seks bebas dengan membentuk pola pikir yang islami melalui sistem pendidikan. Semua perangkat itu hanya bisa dijalankan dengan penerapan syariah secara total dalam bingkai khilafah rasyidah.

Ibu Eli
Jln. Hegarmanah 02/03 Jatinangor Sumedang
[email protected]

0 Komentar