Amerika Akan Tingkatkan Bantuan Senjata bagi Oposis Suriah
Washington (SI ONLINE) - Pemerintah Amerika menegaskan rencana untuk meningkatkan bantuan kepada oposisi Suriah, demikian pernyataan juru bicara Gedung Putih Jay Carney Rabu (27/2) seperti dikutip Aljazeera.
Sebelumnya harian Washington Post melaporkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan pergeseran kebijakan terhadap konflik Suriah. Konflik berlarut-larut selama 2 tahun ini menyebabkan penderitaan rakyat Suriah. Dalam rangka mempercepat proses transisi kekuasaan politik, Amerika akan memberikan bantuan peralatan persenjataan, kendaraan perang dan juga pelatihan militer bagi oposisi.
Selama ini, Amerika diketahui telah berpihak pada oposisi Suriah dalam rangka menggulingkan kekuasaan Bashar Assad. "Kami terus mengkaji sifat bantuan yang kami sediakan. Ada dua jenis bantuan, yaitu bantuan kemanusiaan untuk rakyat Suriah, dan persenjataan untuk oposisi, " kata Carney.
Selaras dengan itu, Menlu AS John Kerry juga membuat pernyataan serupa : Presiden Barack Obama sedang mengevaluasi langkah-langkah untuk lebih "memenuhi kewajiban kami terhadap orang yang tidak bersalah. "Kami bertekad bahwa oposisi Suriah tidak akan menggantung di angin," katanya.
Kerry, yang sedang ada Paris bertemu Presiden Francois Hollande, Rabu, akan menghadiri Konferensi “Friends of Suriahâ€Â di Roma pada hari Kamis ini. Pertemuan dimaksudkan untuk mengakhiri konflik berdarah-darah selama dua tahun itu.
Kerry juga mengatakan berlanjutnya kekerasan di Suriah – menurut perkiraan PBB-- telah menewaskan 70.000 orang yang menunjukkan bukti lebih lanjut bahwa sudah waktunya Presiden Suriah Bashar al-Assad melepaskan jabatannya.
Konferensi Frends of Syria di Roma
Blok Barat dan Arab yang selama ini mendukung oposisi akan menggelar acara yang diberi nama Konferensi Frends of Syria di Roma, Kamis ini (28/2). KOnferensi akan dihadiri Negara-negara Barat Amerika, Inggeris, Perancis dan blok Arab seperti Arab Saudi, Kuwait, Emirat Arab, Maroko dan lainnya.
Sementara Pemimpin oposisi Suriah Ahmed Moaz al-Khatib kembali menyatakan kesiapannya untuk menghadiri apa yang disebut dengan konferensi "Friends of Syria" di Roma pekan ini setelah sebelumnya menolak untuk hadir.
Oposisi Suriah akan menuntut "dukungan militer kualitatif" pada pembicaraan dengan negara-negara besar di Roma minggu ini untuk membantu dalam perjuangan untuk menggulingkan Presiden Bashar al-Assad.
"Kami meminta teman-teman kita untuk memberikan setiap dukungan untuk mencapai keuntungan di lapangan dan membantu mencapai solusi politik pada posisi kuat, bukan lemah," kata Riad Seif salah satu pimpinan dari Koalisi Nasional Suriah.
Menlu Suriah Walid al-Muallem dalam pertemuan dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov di Moskow menegaskan kesiapan pemerintah Suriah untuk berdialog dengan oposisi, bahkan dengan mereka yang mengangkat senjata. Namun mereka harus meletakkan senjatanya.
Red : Agusdin
Sumber : Aljazeera/Reuters/Irib
Baca Juga
Komentar
Dengan maksud apa AS menampakkan pembelaannya terhadap oposisi Suriah? Benarkah AS tulus untuk memenangkan oposisi Suriah tanpa pamrih?








