Tidak Jera, Lars Vilks Nekad Rencanakan Kembali Lukis Nabi

Swedia (SI ONLINE) - Kita semua tentu masih ingat  sosok Lars Vilks, seniman lukis  Swedia yang di tahun  2007,  sempat menghebohkan dunia Islam karena publikasi karya lukis karikaturnya yang menggambarkan sosok Nabi Muhammad SAW.

Publikasi lukisan karikatur itu, telah menuai gelombang aksi protes, di Swedia dan meluas ke seluruh dunia. Bahkan berakibat keselamatan jiwa Vilks sangat terancam. Hingga tahun 2009, ancaman itu masih ada. Tercatat; Colleen LaRose, seorang wanita Muslim berkebangsaan Amerika Serikat yang menamakan dirinya sebagai “Jihad Jane” bersama tujuh orang lainnya telah di tangkap di Amerika Serikat, karena merencanakan secara serius hendak menghabisi jiwa Vilks.

Ternyata, Vilks tidak merasa jera dan belum menyerah pada gelombang protes dan ancaman itu. Dengan  jumawa kini menyatakan tetap berniat kembali melukis karikatur yang sama. Bahkan memastikan akan dipublikasikan dalam tahun ini pula.

“Sangat penting untuk tetap melanjutkan. Karena jika menyerah pada protes dan ancaman kemudian mundur, berarti telah meninggalkan prinsip demokrasi,” katanya seperti dikutip Kantor Berita AFP, Kamis, 21 Februari 2013 lalu.

Untuk lukisan karikatur terbarunya, Vilks hanya menyebut tidak terlalu jauh berbeda dengan yang pernah digambarkan pada lukisan karikatur sebelumnya (yang dipublikan di tahun 2007). Ia merencanakan lukisan terbaru sosok Nabi Muhammad hendak dipamerkan bersama karya seniman pelukis lainnya, diantaranya Peter Paul Robens, Claude Monet dan Anders Zorn. Namun tidak didapat keterangan, para seniman pelukis lain itu, apakah juga hendak memamerkan lukisan karikatur yang juga menggambarkan sosok Nabi Muhammad.

Bagian lain Vilks kemudian mengaku sulit memperkirakan apakah lukisan karikatur terbarunya itu  apakah kelak juga dipajang pamerkan di Malmoe pada Juli mendatang. Sebab, di kota terbesar di Swedia ini---dari data Islamic Centre Malmoe terdapat tidak kurang dari 100.000 pemeluk Islam--- yang  diperkirakan akan mendorong terjadinya protes dan ancaman yang lebih besar di banding ketika tahun 2007 silam.  

Dari catatan yang terjadi di tahun 2007, menyusul suatu edisi surat kabar harian Nerikes Allhenda ---yang terbit dan beredar luas di Swedia--- memuat karya Lars Vilks, karikatur yang menggambarkan Nabi Muhammad SAW, menyebabkan terjadinya gelombang protes besar-besaran dari Muslimin diseluruh dunia; tidak terkecuali juga di Swedia sendiri. Penggambaran sosok Nabi, berarti melecehkan dan diharamkan. Akibatnya keselamatan jiwa Vilks menjadi sangat terancam; tidak ubahnya Salman Rushdie, penulis buku The Satanic Verses,  juga selamanya terancam jiwanya.

Rep: Muhammad Halwan, dari berbagai sumber.

 

Komentar

28.02.201314:02
Jay
Jgn terlalu berharap respon umat di Indonesia. 'Umat' di Indonesia saat ini hanya memikirkan isi perut & isi dompet... Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam urusan belakangan, bedalah jika pak kyai yg disinggung baru respon hahaha.. :p
27.02.201315:40
ikhwanul muslimin
wahai saudaraku muslimin wal muslimat diseluruh indonesia apakah kita akan tinggal diam kembali....,tentang pelecehan nabi kita sayyiduna nabi muhammad SAW...???
Nama

Email


security image
Kode
Komentar

Berita Terbaru

Sabtu, 18/05/2013 17:13:42 Alhamdulillah Kini Hadir RSIA Islam di Bogor Sabtu, 18/05/2013 14:50:50 KH Ma'ruf Amin : Waspadai Kebangkitan PKI Sabtu, 18/05/2013 14:39:01 Kelompok Oposisi Liberal Desak Presiden Mursi Mundur Sabtu, 18/05/2013 14:21:20 Hukum Safar bagi Wanita Sabtu, 18/05/2013 14:06:15 Awas Wabah Chikungunya Ancam Kesehatan Keluarga