Makopassus Cijantung Kurban 18 Sapi dan 116 Kambing

Jakarta (SI ONLINE) - Markas Komando Pasukan Khusus di Cinjantung hari ini menggelar salat Idul Adha. Sekitar sepuluh ribu umat Islam memenuhi lapangan Makoppasus di Jalan RA Fadillah, Cijantung, Jakarta Timur. Bertindak sebagai imam dan khatib salat Ied Drs KH Abdul Rasyid, S.Sos.I.

Panitia Idul Adha 1433 H Makopassus mengumumkan bahwa tahun ini telah diterima hewan kurban sebanyak 18 ekor sapi dan 116 ekor kambing. Terdiri dari 11 ekor sapi dan 42 ekor kambing kurban secara kolektif dan 7 ekor sapi serta 74 kambing secara perorangan.

Secara simbolis penyerahan hewan kurban dilakukan pada pukul 08.00 WIB di halaman MTsN 18 Cijantung yang berada di area Makopassus oleh Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo.

"Hewan kurban tahun ini ada peningkatan 100 persen dibanding tahun lalu," kata panitia.

Daging kurban rencananya akan dibagikan kepada para mustahik di wilayah Ksatrian Ahmad Yani, desa-desa binaan Kopassus dan wilayah lainnya.

Sementara itu, dalam khutbah Idul Adha, khatib Drs KH Abdul Rasyid, S.Sos.I mengingatkan hadirin bahwa pada hari ini ada dua momen besar umat Islam. Pertama adalah pelaksanaan ibadah haji di Makkah al Mukarramah yang diikuti oleh jutaan umat Islam dari penjuru dunia.

"Kedua, kita diingatkan oleh 'drama' kehidupan dalam bentuk pengorbanan yang luar biasa dari Nabi Ibrahim," katanya.

Munurut Abdul Rasyid, umat Islam kini seyogyanya menjadikan tiga orang pelaku peristiwa pengorbanan itu, Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan istri Nabi Ibrahim, Hajar, sebagai teladan.

"Sosok Nabi Ibrahim sebagai ayah seyogyanya dicontoh ayah masa kini, Ismail sebagai remaja adalah teladan remaja masa kini, dan Hajar sebagai isteri adalah sosok yang layak diteladani para ibu masa kini," ungkapnya.

red: shodiq ramadhan

 

Komentar

Belum ada komentar
Nama

Email


security image
Kode
Komentar