Kata Menag Kekerasan Atas Nama Apapun Tidak Bisa Dibenarkan

Jakarta (SI ONLINE) - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan kerusuhan dan tindak kekerasan seperti yang terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur, Ahad kemarin tidak dapat dibenarkan.

"Tindak kekerasan atas nama apapun, termasuk atas nama agama atau perbedaan aliran keagamaan, tidak dapat dibenarkan," kata Menag di Jakarta, Senin (27/8/2012).

Dia mengemukakan hal itu menyikapi kerusuhan dan tindak kekerasan yang dilakukan terhadap kelompok pengikut Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, pada Ahad (26/8/8) kemarin.

Suryadharma menegaskan agama mengajarkan kedamaian, tidak mengajarkan kekerasan. Menurutnya perbedaan pendapat dalam beragama memang ada, termasuk perbedaan pandangan antara mazhab Syiah dan Sunni. Namun hal itu tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindak kekerasan, kata dia.

"Setiap persoalan yang muncul karena adanya perbedaan pandangan agar diselesaikan lewat dialog yang konstruktif dan penuh persaudaraan," tambahnya.

Menurut Menag, dia sudah meminta kantor wilayah Kementerian Agama setempat untuk memfasilitasi dialog antara pihak yang bertikai.

Dia juga mengimbau semua pihak agar senantiasa mengedepankan toleransi dan prinsip persaudaraan antar sesama pemeluk agama (ukhuwwah Islamiyah), persaudaraan sebangsa (ukhuwwah wathaniyyah), serta persaudaraan sesama manusia (ukhuwwah basyariyah).

Terhadap pelaku tindak kekerasan, Menag meminta kepada aparat keamanan untuk menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. "Prinsip dasarnya, kekerasan atas nama apa pun dan dengan dalih apa pun, tidak dapat dibenarkan," kata Menag yang juga Ketum PPP itu.

red: shodiq ramadhan

 

Komentar

13.09.201315:24
AAlkazh
Allah SWT berfirman dalam surat al-Hujarat [49] ayat 9:"Apabila ada dua golongan orang mukmin yang berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu di antara keduanya berbuat zalim terhadap golongan yang lain, maka perangilah golongan yang berbuat zalim itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika telah demikian maka damaikanlah antara keduanya dengan adil..."kadang2 diperlukan kekerasan untk tujuan yang mulia....
28.08.201210:24
[email protected]
pak menag. anda bisa jd menteri krn suara mayoritas. yg namanya kemauan mayoritas itu prioritas!.
27.08.201215:59
Özil
Tapi,pak mentri yg kmren trjdi d mdura itu jelas-jelas menyesatkn dan brhubung ad kaitannya dengan Agama islam ,mka wjar hal sprti itu dlakukan. Semoga jadi pelajaran.Krn hukum pun sudah sgt toledor di republik kita
27.08.201214:28
andika
memperjuangkan kemurnian ajaran Rasulullah, yg tlah diwariskan kpd kita melalui tangan para ulama Ahlussunnah wal Jamaah. Jgn sekali-kali keluar dari aqidah Ahlussunnah wal Jamaah. kita selalu merujuk kepada ajaran ulama salaf, lewat kitab-kitab mu'taba
Nama

Email


security image
Kode
Komentar