A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Missing argument 3 for Read::index()

Filename: controllers/read.php

Line Number: 11

Tiga Fraksi Tolak Lady Gaga, Hanya Demokrat yang Aneh

Tiga Fraksi Tolak Lady Gaga, Hanya Demokrat yang Aneh

Rabu, 23 Mei 2012 - 14:55 WIB | Dilihat : 2446
Tiga Fraksi Tolak Lady Gaga, Hanya Demokrat yang Aneh

Jakarta (SI ONLINE) - Rapat audiensi antara Forum Umat Islam (FUI) dengan Komisi III DPR RI berlangsung pada Selasa sore (22/5/2012) menjelang pukul 15.00WIB. Dipimpin Wakil Ketua Komisi III Nasir Jamil, audiensi itu dihadiri sejumlah anggota Komisi III seperti Ahmad Yani (PPP), Buchori Yusuf (PKS), Andi Anzhar Cakra Wijaya (PAN) dan menyusul di belakang Ruhut Sitompul (Partai Demokrat)

Tiga orang politisi, mewakili tiga fraksi di Komisi III DPR bulat menyatakan penolakan terhadap konser Lady Gaga. Ketiganya adalah Fraksi PPP, Fraksi PAN dan Fraksi PKS. Hanya Fraksi Demokrat, yang diwakili Ruhut Poltak Sitompul yang malah bicara di luar topik.

Ahmad Yani mewakili fraksinya mengatakan PPP secara tegas menolak kedatangan Lady Gaga. FPPP, kata Yani, telah mengirim surat penolakan itu kepada Polda Metro Jaya dan Mabes Polri. Yani menegaskan partainya tidak ingin negeri ini menjadi keranjang sampah kebudayaan rusak dari luar. "Kita harus berkepribadian dalam berkebudayaan", katanya.

Anggota Fraksi Pan Andi Anzhar Cakra Wijaya mengatakan secara singkat bahwa fraksinya tegas menolak kedatangan Lady Gaga. Perubahan tampilan, menurut Andi, tidak bisa dijadikan sebagai alasan untuk membolehkan kehadiran iblis berwujud manusia itu. "Kami merasa keberagaman harus dipertanggungjawabkan secara moral," kata politisi PAN dari Jakarta ini.

Sementara PKS, yang diwakili oleh salah satu kadernya yang juga seorang Ustadz, Buchori yusuf, Lc., MA., mengatakan mendukung sikap FUI. "Fraksi PKS mendukung sepenuhnya FUI dalam kaitan ini. PKS terdepan dalam masalah moral," kata Buchori.

Pernyataan aneh justru keluar dari mulut Ruhut Sitompul. Dia bicara di luar konteks. Sikapnya terhadap persoalan Lady Gaga tidak jelas. Ia malah mengaku tidak tahu siapa sosok Lady Gaga. Katanya, yang ia tahu hanya Sofia. Ruhut dengan nada sok serius justru mengancam membubarkan ormas bila melakukan kegiatan anarkis.

Ia minta agar kelompok Islam menerima apapun keputusan pemerintah terkait konser Lady Gaga. Kembali Poltak menyudutkan ormas Islam dengan menggunakan kata “anarkis”.

“Apapun keputusan pemerintah tolong hormati. Jangan anarkis, itu saja. Dan pemerintah tegas, ormas apapun kalau rancau (berbuat rusuh/tidak aman, red) akan dibubarkan. Terima kasih”, kata Ruhut menutup pembicaraannya.

Mendengar ucapan Ruhut yang tak bermutu ini, Ketua DPP FPI langsung berdiri meninggalkan tempat duduknya. Diikuti oleh Ketua DPD FPI Jakarta Habib Salim Al Attas. “Wah tinggalin ajalah dia. Omongan ngawur dan tak bermutu,” kata Munarman seraya berdiri.

Sementara Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath menilai para wakil rakyat yang menerima FUI bagus, kecuali Ruhut Sitompul saja. "Komisi III sikapnya bagus, kecuali Ruhut. Poltak ini orang bodoh tapi sok pinter", katanya.

Ketika ditanya soal kemungkinan digelarnya Konser Lady Gaga, ustadz Al Khaththath optimis acara itu bakal dibatalkan.

Diwawancarai secara terpisah, Wakil Ketua Komisi III Nasir Jamil mengatakan bahwa bola panas soal konser Lady Gaga ini sekarang berada di Kepolisian. "Polisi tidak boleh makan buah simalakama, harusnya makan buah apel", jawab Nasir saat ditanya wartawan tentang sikap kepolisian yang ibarat makan buah simalakama.

Komisi III, kata Nasir, berfungsi untuk menerima aspirasi seluruh kalangan masyarakat. "Dalam hal ini FUI meminta Komisi III untuk mendorong kepolisian agar tidak memberikan izin dengan alasan menjaga keamanan dan ketertiban", kata Nasir.

Rep: shodiq ramadhan

0 Komentar