Rezim zionis Israel mengakui tindakan sejumlah dokternya yang mencuri organ tubuh jenazah warga Palestina. Suara Islam Online mengutip pemberitaan koran Guardian terbitan Inggris yang mengungkapkan, Yehuda Hiss, mantan kepala institut forensik Israel, mengakui bahwa para dokter Israel mencuri organ tubuh jenazah Palestina dan mencangkokkannya pada pasien Israel. Beberapa waktu lalu, sebuah koran terbitan Swedia membongkar aksi pembunuhan warga Palestina oleh rezim zionis Israel. Jenazah korban pembunuhan itu lantas dimanfaatkan untuk kepentingan transplantasi secara ilegal. Pengakuan itu terungkap dalam wawancara Yehuda Hiss pada tahun 2000 dengan Nancy Sheppard-Hughes, profesor antropolog Universitas California-Barkley. Dalam wawancara yang dirilis beberapa waktu lalu itu, Yehuda mengakui bahwa rezim zionis Israel melakukan pencangkokan organ tubuh jenazah Palestina tanpa sepengetahuan keluarganya. Yehuda Hiss pada tahun 2004 dicopot dari jabatannya setelah diketahui membocorkan informasi soal pencurian organ tubuh jenazah warga Palestina. Seorang pejabat rezim zionis lainnya juga mengakui adanya pencurian organ tubuh warga Palestina. Namun hal itu dia akui terjadi pada dekade 1990-an dan sudah tidak dilanjutkan kembali."/> Israel Akui Curi Organ Tubuh Warga Palestina

Israel Akui Curi Organ Tubuh Warga Palestina

 

Komentar

Belum ada komentar
Nama

Email


security image
Kode
Komentar