altKehidupan sekuler-materialistik telah membuat umat Islam dengan ‘enteng’nya meninggalkan puasa Ramadhan. Perlu motivasi yang kuat agar orang menjalankan puasa secara sempurna. Agar menjalani bulan Ramadhan, seolah bersama Rasulullah Saw."/> Motivasi Berpuasa Ramadhan

Motivasi Berpuasa Ramadhan



Ramadhan adalah bulan yang utama, bulan baik dan berkah yang Allah limpahkan dengan berbagai keutamaan. Ramadhan disebut sebagai bulan al Quran (syahrul Qur’an). Karena di bulan Ramadhanlah Al Qur’an diturunkan sebagi petunjuk (al huda), keterangan (al bayyinah) dan pembeda (al furqan). Disebut pula bahwa di bulan Ramadhan setan diborgol, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka. Amalan orang-orang yang beriman di bulan Ramadhan dilipatgandakan pahalanya. Selain itu, dalam bulan Ramadhan, juga terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni malam lailatul qadar. Masih banyak lagi keutamaan-keutamaan yang telah Allah berikan di bulan Ramadhan.

Karena itu, di bulan Ramadhan pulalah Allah Swt memerintahkan kepada orang-orang mukmin untuk beribadah puasa. Perintah puasa ini diturunkan oleh Allah Swt pada tahun kedua hijriyah, setelah tauhid mantap dalam dada dan syiar Allah meluas. Rasulullah Saw memotivasi orang-orang untuk menunaikan puasa Ramadhan dengan menjelaskan keutamaan dan ketinggian kedudukannya dan memberi perumpamaan bahwa sekiranya dosa orang yang berpuasa itu seperti busa air laut, akan diampuni karena besar kedudukan ibadah yang penuh berkah itu.

Pertama, pengampun dosa.
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda, ”Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. Bukhari-Muslim). Dalam riwayat yang lain, “dan yang akan datang”. (lihat Shahihul Jami’ish Shagir wa Ziyadatihi)

Menurut hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Ahmad dan at Turmudzi, Rasulullah Saw pernah bersabda, “Shalat yang lima waktu, dari Jum’at ke Jum’at, dari Ramadhan ke Ramadhan, berdaya guna menebus dosa yang terjadi di antaranya, apabila dijauhi dosa-dosa besar (kabair)”.

Kedua, dijauhkan dari api neraka. Imam Ibnu Hajar Al Asqalani dalam kitab Mukhtasar Targhib wa Tarhib menuliskan hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim yang berbunyi, “Dari Abu Said ra mengatakan Rasulullah saw bersabda: “Seorang hamba yang berpuasa sehari di jalan Allah, pasti wajahnya akan dijauhkan oleh Allah Swt dari neraka sejauh (perjalanan) tujuh muslim semi karena puasanya pada hari itu”.

Ketiga, termasuk golongan shidiqin dan syuhada.
Dari Umar bin Murrah al Juhani ra, berkata:

 

Komentar

01.07.201409:46
aisyah
Subhanallah sungguh menjadi motivasi buat saya untuk melakukan beribadah puasa,, Ramadhan bulan penuh berkah.
17.07.201321:31
azizisme
hidup seperti air mengalir, menelusuri aliran,,, melompati bebatuan., sampai penghujung menjadi tenang! ramadhan,,,, bulan seribu berkah! 100 Kisah Inspiratif, Menggugah Kemauan dan Mengasah Kesadaran Menjadi yangTerbaik
Nama

Email


security image
Kode
Komentar