Hidayatullah Bela Negara Lewat Jambore Nasional I Pandu Hidayatullah

16 Februari 16:21 | Dilihat : 1370
Hidayatullah Bela Negara Lewat Jambore Nasional I Pandu Hidayatullah Ketua Dewan Pimpinan Pusat Hidayatullah, Dr. Nashirul Haq, Lc membuka Jambore Nasional I Pandu Hidayatullah, Rabu (15/02/2017)

 

Malang (SI Online) - Dewan Pimpinan Pusat Hidayatullah melalui Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah mengadakan Jambore Nasional I Pandu Hidayatullah. Jambore yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Pujon, Malang ini mengangkat tema “Sukses Kaderisasi Melalui Pandu Hidayatullah”.
 
Acara yang diikuti sekira 1500 siswa SD, SMP, SMA lembaga pendidikan Hidayatullah se-Indonesia ini berlangsung mulai 14 sampai 18 Pebruari 2017. 
 
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Hidayatullah, Dr. Nashirul Haq, Lc berkesempatan membuka perhelatan nasional ini pada Rabu (15/02/2017). Beliau menyampaikan sebagai kader Hidayatullah, para santri harus memiliki karakter spiritual yang baik, kemandirian, ketangguhan dan keterampilan, serta rasa persaudaraan yang tinggi. 
 
“Sesuai dengan maksud diadakannya pandu Hidayatullah I ini, seorang santri harus memiliki kualitas ketaqwaan, ketaatan, dan kesabaran yang tinggi dalam rangka menumbuhkan semangat juang dalam diri,” kata Nashirul saat membuka Jambore Nasional Pandu Hidayatullah.
 
Ketua Dewan Pendidikan Dasar dan Menengah DPP Hidayatullah Amun Rowie mengatakan acara Jambore Nasional I ini menjadi cikal bakal untuk selanjutnya diadakan kegiatan serupa. “Kami mengumpulkan seluruh elemen lembaga pendidikan di Hidayatullah secara nasional mulai SD, SMP, dan SMA,” kata lelaki yang juga pernah menjabat sebagai pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Timur.
 
Masih kata Amun, ia berharap kegiatan Jambore ini berjalan lancar. Acara ini akan diisi dengan beragam kegiatan. Amun menyebut setidaknya ada tiga kegiatan besar yang akan dilakukan yaitu Pandu Challenge, Pandu Edutrip, serta Pandu Bela Negara. “Khusus pandu bela Negara kami mengundang dari TNI sebagai instruktur,” kata lelaki asli Lamongan tersebut.
 
Meskipun kegiatan diadakan di alam terbuka, kegiatan spiritual menjadi kegiatan unggulan dalam pandu ini. Sholat lima waktu sangat dijaga. Termasuk sholat sunnah lainnya. Hal itu sesuai dengan ruh Hidayatullah sebagai lembaga dakwah Islam.
 
Renata Mahardika, peserta Jambore Nasional Pandu asal Surabaya mengatakan tertantang dengan kegiatan pandu ini. Selain karena bertemu dengan santri dari lembaga pendidikan Hidayatullah dari berbagai daerah, kegiatan inti pandu sangat menantang. “Khususnya pandu bela Negara,” tukasnya.
 
Lain hal dengan Chabib Rahman, peserta asal Banjarmasin. Ia tampak semangat mengikuti kegiatan jambore I ini. “Ada pengalaman tersendiri mengikuti Jambore Nasional kali ini. Persiapan tim kami sangat matang. Latihan seminggu lebih. Latihan fisik dan kekompakan,” ulas Chabib.
 
Red: abu faza
 
0 Komentar