Ahok Aktif Kembali Jadi Gubernur, Romo Syafii: Jokowi Melakukan Kejahatan Besar

16 Februari 16:01 | Dilihat : 5600
Ahok Aktif Kembali Jadi Gubernur, Romo Syafii: Jokowi Melakukan Kejahatan Besar Anggota DPR RI fraksi Gerindra H Raden Muhammad Syafii
Jakarta (SI Online) - Anggota DPR RI Komisi III Muhammad Syafii menegaskan, dengan menjadikan terdakwa penista agama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur aktif kembali, berarti Presiden Jokowi telah melakukan kejahatan besar.
 
"Kembalinya Ahok menjabat Gubernur DKI Jakarta aktif adalah kejahatan besar yang dilakukan pemerintah karena Jokowi terang-terangan melanggar undang-undang tentang pemerintah daerah," tegas Syafii melalui keterangan tertulisnya, Rabu (15/2/2017).
 
Menurut pria yang akrab dipanggil Romo itu, ini pertama kalinya dalam sejarah seorang terdakwa kembali aktif menjabat.
 
"Karena seorang Ahok hukum tidak berlaku, dan menjadikan Republik ini berubah tidak lagi negara hukum, sudah menjadi negara kekuasaan," jelasnya.
 
Romo menegaskan, bila Jokowi tidak mengambil sikap terkait persoalan ini, maka Jokowi telah merestui Indonesia menjadi negara kekuasaan. "Ini kejahatan besar!" tegasnya.
 
Seperti diketahui, dalam undang-undang nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah ditetapkan, kepala daerah bisa diberhentikan sementara jika didakwa dengan pasal yang ancaman hukumannya maksimal 5 tahun. Sementara Ahok, sudah dinyatakan sebagai terdakwa kasus penistaan agama dengan ancaman di atas 5 tahun. 
 
red: adhila
 
0 Komentar