Rizal Ramli: Yang Bikin Gaduh Cuma Satu Orang, Sikat Saja!

16 Februari 01:38 | Dilihat : 6212
Rizal Ramli: Yang Bikin Gaduh Cuma Satu Orang, Sikat Saja! Mantan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli
Jakarta (SI Online) - Selama ini elit politik bisa basa basi seolah-olah tidak terjadi apa-apa di negeri ini. Padahal kenyataannya, terjadi tensi yang sifatnya mengarah ke isu SARA memanas di masyarakat bawah.
 
Demikian dikatakan mantan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli saat menjadi pembicara di Ulang Tahun ke-9 TVOne, Selasa (14/2) lalu.
 
Pernyataan ekonom senior Indonesia itu mengarah pada kasus penodaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pasalnya, atas kasus ini jutaan umat Islam membanjiri ibukota dalam Aksi Bela Islam I, II, dan III, untuk menuntut keadilan. 
 
"Kalau hanya sekadar kompetisi pilkada, nggak ada masalah, ada ratusan pilkada tanpa ada masalah selama ini. Tapi yang terjadi tensi ini sifatnya mengarah ke arah sara, soal agama dan suku," ujarnya.
 
Rizal menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membedakan orang Indonesia berdasarkan suku dan agama. Untuk itu, dalam kasus ini ia menilai bahwa arogansi, kecongkakan, dan gaya bicara Ahok yang neofasis menjadi pemicu masalah SARA ini. Apalagi selama memimpin DKI Jakarta, Ahok terkenal sebagai raja gusur.
 
"Memang ada yang arogan yang menggunakan isu agama ini dan juga ada yang congkak, yang neo fasis cara bicaranya, yang main gusur kiri kanan," sambung Rizal.
 
Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid ini menilai bahwa energi bangsa telah habis dengan sia-sia sejak November tahun lalu.
 
"Bayangin sejak bulan november, 4 bulan waktu kita habis ngurusin soal begini. Kita basa-basi aja, kita nggak ngomong pokok masalah," ujarnya.
 
Belum lagi pengajuan hak angket yang diguliorkan di DPR akan kembali menguras tenaga. Setidaknya 2 bulan waktu akan sia-sia hanya untuk mengurus masalah yang sama.
 
"Kalau seandainya menangpun, pasti bakal ribut lagi," sambung Rizal.
 
Lebih lanjut, ia menyarankan kepada pemerintah untuk segera menyikat biang kerok dalam masalah ini. Apalagi kegaduhan besar ini terjadi hanya dikarenakan satu dan dua orang saja.
 
"Jadi yang bikin ribut -ribut ini cuma satu, dua orang saja. Nah menurut saya yang ngaco-ngaco ini disikatlah udah gitu aja," pungkasnya.
 
red: adhila
sumber: rmol
0 Komentar