Sekjen FUI Menyoal Proses Hukum Habib Rizieq

12 Januari 14:46 | Dilihat : 3767
Sekjen FUI Menyoal Proses Hukum Habib Rizieq Habib Rizieq dan KH Muhammad al Khaththath
Bandung (SI Online) - Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad al Khaththath mengaku heran dengan adanya pemanggilan Polda Jawa Barat terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab atas pelaporan yang dilakukan oleh Sukmawati.
 
"Seharusnya Habib Rizieq tidak diproses hukum karena tidak memenuhi unsur dari pasal yang dilaporkan," ujar Ustaz al Khathathath yang ikut menemani pemeriksaan Habib Rizieq bersama sejumlah petinggi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) di Polda Jabar, Bandung, Kamis (12/1/2017).
 
Setelah berbicara dengan pengacara Habib Rizieq, Aziz Januar SH MH, Ustaz al Khaththath menjelaskan bahwa pasal pasal yang dituduhkan kepada Habib Rizieq tidak ada yang masuk unsurnya.
 
Pasal 154a KUHP unsurnya antara lain barangsiapa menodai bendera kebangsaan dan lambang negara, "Yang jadi objek pembicaraan Habib adalah pancasila dan pancasila ini tidak masuk dalam unsur pasal tersebut," jelasnya.
 
Kemudian pasal 310 mengenai pencemaran nama baik maka dalam hal ini yang melaporkan harus Bung Karno langsung. Lalu pasal 57a jo pasal 68 uu no 24 tahun 2000 juga tidak dijelaskan pancasila sebagai lambang negara.
 
"Jika pun dipaksakan,maka sebagaimana dijelaskan oleh R Soesilo dalam bukunya kitab undang-undang hukum pidana serta komentarnya bahwa menodai adalah perbuatan yang dilakukan dengan sengaja untuk menghina, padahal Habib Rizieq pada saat itu dalam rangka menjelaskan perihal pancasila dan sejarah di indonesia bukan untuk menghina pancasila," tuturnya.
 
Berdasarkan keterangan tersebut maka seyogyanya penyidik tidak melanjutkan pemeriksaan dan mengeluarkan surat penghentian penyidikan atas laporan tersebut, tandas Ustaz al Khaththath.
 
 
red: adhila
0 Komentar