Kivlan Zein Duga Wiranto Ingin Dirinya Ditangkap dengan Isu Makar

10 Januari 16:41 | Dilihat : 1919
Kivlan Zein Duga Wiranto Ingin Dirinya Ditangkap dengan Isu Makar Mantan Kakostrad Mayjend (Purn) Kivlan Zein saat ditangkap di rumahnya, Jumat pagi (02/12/2016) lalu.


Jakarta (SI Online) - Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein turut serta dalam rombongan yang dipimpin Rachmawati Soekarnoputri menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Di hadapan Fadli, Kivlan mengaku merasa ada pihak yang ingin menangkapnya dengan menghembuskan isu percobaan makar.
 
"Saya merasa ada yang ingin saya ditangkap. Boleh jadi Wiranto. Boleh jadi lho ya," ujar Kivlan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017), seperti dikutip Tribunnews.com.
 
Kivlan mengatakan, devinisi makar atau menjatuhkan pemerintahan yang sah seperti tertulis pada Pasal 107 KUHP, Pasal 110 KUHP, dan Pasal 87 KUHP, tidak tepat dituduhkan kepadanya.
 
"Kami tidak menjual negara, apalagi menggulingkan pemerintahan dengan pasukan bersenjata. Kita hanya usul mengubah ketatanegaraan dan itu tak bisa dipidana," tegas Kivlan.
 
Dalam kesempatan itu, Kivlan juga mengaku tersinggung karena telah diperlakukan tidak patut oleh polisi. Sebagai purnawirawan TNI, Kivlan berpendapat, dirinya masih berstatus sebagai TNI cadangan dan hanya tunduk kepada hukum militer.
 
Meski merasa tersinggung, Kivlan mengaku telah memaafkan perlakuan Polri saat menangkapnya di pagi buta pada Jumat 2 Desember 2016 lalu.
 
"Kapolri, Kapolda, mereka semua adik-adikku yang sedang gagap, takut jabatannya dicopot. Saya bilang, Tito dan Iriawan tidak usah takut sama saya. Saya tak akan makar. Justru saya akan korbankan jiwa raga saya untuk negara ini," kata Kivlan. 
 
Seperti diketahui, Kivlan Zein termasuk salah satu tokoh yang ditangkap dengan dugaan akan melakukan tindakan makar pada pagi hari, Jumat 2 Desember 2016 lalu. Kivlan ditangkap ketika hendak pergi mengikuti Aksi Superdamai 212 di Kawasan Monas, Jakarta. 
 
Secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto membantah dugaan Kivlan Zen yang menyebut bila dirinya adalah salah satu pihak yang ingin dirinya masuk penjara.
 
"Jatuhkan apa? Urusan sudah banyak kok jatuh-jatuhkan orang," ujar Wiranto di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa sore (10/1/2017).
 
Wiranto merasa tidak ada kaitannya antara penangkapan Kivlan Zen yang diduga berencana melakukan makar dengan dirinya selaku Menkopolhukam. "Enggak ada. Enggak ada kaitannya sama sekali," tutur Wiranto.
 
red: abu faza
0 Komentar