Bendera Separatis Teroris OPM Dikibarkan di KJRI Melbourne, Jokowi: Itu Urusan Kriminal

10 Januari 15:04 | Dilihat : 1199
Bendera Separatis Teroris OPM Dikibarkan di KJRI Melbourne, Jokowi: Itu Urusan Kriminal Seorang warga Australia mengibarkan bendera gerakan separatis teroris di KJRI Melbourne.

Batang (SI Online) - Presiden Joko Widodo mengatakan pengibaran bendara gerakan separatis teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) oleh seorang oknum di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne, Australia, merupakan tindakan kriminal murni.

Hal itu disampaikan Jokowi usai meninjau pembangunan tol Batang-Semarang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Senin (9/1/2017) siang.
 
"Itu urusan dalam negeri Australia, itu urusan kriminal, tidak ada hubungannya dengan NKRI, enggak ada," kata Jokowi. 
 
Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan dari Menteri Luar Negeri RI terkait hal itu. Bahkan diketahui Pemerintah Australia telah menambahkan jumlah personel aparat keamanan untuk mengamankan kawasan KJRI Melbourne yang sempat diterobos oleh oknum pada Jumat (6/1/2017) tersebut.
 
"Dan sekarang saya sudah mendapatkan laporan dari Menlu (tentang) penambahan aparat keamanan dari Australia untuk kanan kiri. Saya kita itu urusan dalam negeri Australia," katanya.
 
Jokowi menegaskan kembali insiden tersebut sebagai urusan dalam negeri Australia.
 
Jokowi menambahkan, dia telah meminta menteri luar negeri  untuk menyampaikan permintaan kepada Pemerintah Australia agar mengambil tindakan untuk mencegah agar kejadian serupa tak terulang. "Menlu sudah menyampaikan ke sana permintaan itu," kata Jokowi.
 
red: shodiq ramadhan
Sumber : Antara
0 Komentar