Syiah Hizbullah Tuduh Saudi di Balik Konflik Timur Tengah

08 Januari 10:19 | Dilihat : 926
  Syiah Hizbullah Tuduh Saudi di Balik Konflik Timur Tengah Pemimpin Syiah Hiabullah Sayyid Hassan Nasrallah

Beirut (SI Online) - Pemimpin Syiah Hizbullah Hasan Nasrallah menuduh negara Arab Saudi sebagai pihak yang berada di balik semua konflik di Timur Tengah. Nasrallah menuding, salah satu cara yang digunakan Saudi untuk memantik konflik adalah dengan praktik adu domba.

Menurut Nasrallah, salah satu negara yang menjadi korban Saudi adalah Irak. Dia menuding Saudi mulai memicu konflik di Irak sejak tahun 2003 lalu, atau sejak konflik di Irak mulai memanas dan pasukan Amerika Serikat (AS) masuk ke negara tersebut.
 
"Intelijen Saudi sejak tahun 2003 berada di balik konflik Irak, dengan cara mengadu domba (antarkelompok). Dan, mereka yang bertanggung jawab untuk semua penumpahan darah di antara sekte-sekte dan kepercayaan di negeri ini," ujar Nasrallah, seperti dilansir Shafaq, Rabu (7/10/2015).
 
Bukan hanya memicu perang antar suku di Irak, Nasrallah juga menyebut Saudi adalah salah satu pihak yang berada di balik perang antara Irak di masa pemerintahan Saddam Hussein dengan Iran. Semua itu, menurut Nasrallah dilakukan Saudi atas permintaan dari AS.
 
"Peran Saudi sejak berdirinya Israel adalah melayani kepentingan Amerika di kawasan itu, mereka adalah salah satu pihak yang mendanai perang, sejak perang Saddam melawan Iran, lalu berlanjut ke Afghanistan, Pakistan dan tentu saja Irak," katanya.
 
red: abu faza 
0 Komentar