Di Depan Puluhan Ribu Warga Palembang, Habib Rizieq Serukan Umat Jaga NKRI dan Waspada PKI

Tabligh Akbar di Palembang. (foto: DLMedia)
Palembang (SI Online) - Meski sempat diguyur hujan, puluhan ribu ummat Islam tetap memadati Tabligh Akbar Maulid Arbain Spirit 212, Sabtu malam (7/1/2017) di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.
 
Tabligh Akbar ini sendiri menghadirkan Ketua Dewan Pembina Gerakan Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Habib Muhammad Rizieq Syihab dan pimpinan GNPF MUI lainnya. 
 
Dalam ceramahnya, Habib Rizieq mengajak masyarakat menjaga persatuan ummat Islam di tanah air untuk menghadapi tantangan ummat serta menjaga keutuhan NKRI dan membela agama.
 
"Aksi Bela Islam 212 telah menjadi momentum persatuan ummat Islam Indonesia dan ini terlihat nyata saat ini," katanya.
 
Selanjutnya tantangan ummat Islam ke depan adalah kewaspadaan ummat terhadap kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). "Tanda - tandanya sudah sangat nyata di depan mata," jelasnya.
 
Selain itu, Habib Rizieq mengingatkan kembali perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah di jalan Allah. Ia mengungkapkan, banyak kalangan yang berusaha menangkap, mengusir serta membunuh Nabi. Sembari duduk diatas panggung karena kondisi kesehatan, ia mengurai jika upaya tersebut dalam bahasa arab disebut makar. Yaitu bentuk tipu muslihat atau memperdaya agar dapat menghentikan dakwah Nabi Muhammad. 
 
Oleh sebab itu, para ulama yang meneruskan ajaran Alquran serta Nabi Muhammad, termasuk umat Islam, agar jangan takut difitnah atau dicaci maki. “Karena itu resiko dalam berdakwah,” tandasnya.
 
Sebelum Tabligh Akbar, Habib Rizieq menyempatkan diri untuk bertemu para ulama se-Kota Palembang di Grand Duta Syariah Palembang untuk membahas isu kekinian bangsa Indonesia dan ummat Islam. 
 
red: adhila
sumber: timesind/sumeks

 

Komentar

Belum ada komentar
Nama

Email


security image
Kode
Komentar