Gelar Tabligh Akbar, GNPF MUI Bogor Sosialisasi Fatwa MUI tentang Bahaya Sepilis

01 Januari 13:27 | Dilihat : 1303
Gelar Tabligh Akbar, GNPF MUI Bogor Sosialisasi Fatwa MUI tentang Bahaya Sepilis Ketua DPP Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islami (Hasmi) Dr. Sarbini diberikan rompi GNPF MUI Bogor usai memberikan materi
Bogor (SI Online) - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bogor Raya menggelar silaturahim dan tabligh akbar kebangsaan dengan tema "Sosialisasi Fatwa MUI Tentang Bahaya Sekulerisme, Pluralisme, Liberalisme (Sepilis) dan Komunis Gaya Baru" di Masjid Raya Bogor, Sabtu (31/12/2016).
 
Ketua DPP Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islami (Hasmi) Dr. Sarbini yang hadir sebagai pemateri mengatakan, bahwa sosialiasi fatwa MUI tentang sepilis sangat penting untuk menyadarkan umat akan bahayanya.
 
Sekulerisme dengan prinsipnya yang memisahkan agama dari kehidupan, liberalisme dengan kebebasan berfikirnya, dan pluralisme yang menyamakan semua agama. 
 
"Pluralisme adalah pintu masuk pemurtadan, dalam bahasa saya bukan bebas agama tetapi bebas murtad, silahkan bapak ibu mau menganut agama apa saja itu bebas, semua sama saja," ujar Ustaz Sarbini dihadapan ribuan jamaah yang hadir.
 
Menurutnya, ujung dari pluralisme adalah kehidupan harus bebas dari prinsip ketuhanan, inilah yang dimaksud komunisme. "Oleh karena itu kita mendukung seluruh upaya MUI untuk bangkit membela kaum muslimin, memperjuangkan kalimat laa ilaaha ilallah," tuturnya. 
 
Ustaz Sarbini juga mendorong agar kedepan produk hukum dari DPR agar dikawal oleh pakar dari kaum muslim, "Hal itu dimaksudkan agar bisa menghindari berbagai upaya memasukan pengaruh sepilis ke dalam undang-undang," ungkapnya.
 
Oleh karena itu, lanjut Ustaz Sarbini, dalam momen persatuan pasca aksi 212 dirinya menyerukan agar ulama dan umat Islam bangkit untuk kemajuan Islam.
 
"Semoga MUI terdepan dalam menjaga dan mendorong untuk menyatukan semua kekuatan agar mendapatkan hasil terbaik untuk kaum muslimin," tandasnya.
 
Selain Ustaz Sarbini, hadir pula dalam tabligh akbar tersebut antara lain Prof Dr KH Didin Hafidhuddin, Ustaz Alfian Tanjung, KH Adam Ibrahim, Ustaz Ahmad Iman dan para pimpinan ormas Islam. Tak ketinggalan pejabat pemerintah turut hadir, Wakil Wali Kota Usmar Hariman dan Mantan Wali Kota Bogor Diani Budiarto dan sejumlah anggota DPRD Kota Bogor.
 
red: adhila
0 Komentar