Kado Tahun Baru: Biaya Pengurusan STNK Naik 100 Persen

02 Januari 13:12 | Dilihat : 5388
  Kado Tahun Baru: Biaya Pengurusan STNK Naik 100 Persen Ilustrsi: Perpanjangan STNK di seberang TMP Kalibata, Jakarta Selatan. [foto: Wordpress]


Jakarta (SI Online) - Memasuki 2017, masyarakat akan mendapatkan kado istimewa. Di antaranya dinaikkannya 100 persen biaya Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Kenaikan itu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 dan dimulai 6 Januari 2017.
 
Seperti dilansir Liputan6.com, PP tersebut menggantikan PP Nomor 50 Tahun 2010. Dalam peraturan baru yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia itu mencantumkan tentang jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). 
 
Beberapa poin penting di antaranya penerbitan (pembuatan) STNK sepeda motor (roda dua atau roda tiga) misalnya, jika sebelumnya pemilik akan dikenakan biaya Rp50 ribu, maka dengan PP baru itu akan dikenai bea Rp100 ribu.
 
Sementara untuk pengesahan yang dilakukan setiap tahun usai membayar pajak kendaraan bermoto r(PKB), jika dulu tidak dikenai biaya, maka mulai tahun depan akan dikenakan Rp25 ribu.
 
Biaya pembuatan plat nomor (kaleng) pun akan berubah, jika sebelumnya dikenai Rp30 ribu, maka tahun depan siapkan biaya Rp 60ribu.
 
Sedangkan jika sebelumnya penerbitan BPKB untuk sepeda motor baru atau pindah kepemilikan akan terkena tarif Rp 80 ribu, maka dengan peraturan baru itu biayanya menjadi Rp225 ribu. Dan untuk pemilik sepeda motor yang bermaksud memutasi kepemilikan ke daerah lain akan dikenai biaya Rp150 ribu, sebelumnya biaya tersebut hanya separuhnya.
 
red: abu faza
0 Komentar