Parmusi Serukan Revolusi Konstitusional Jika Ahok Sampai Dibebaskan

Selasa, 27 Desember 2016 - 15:01 WIB | Dilihat : 3444
 Parmusi Serukan Revolusi Konstitusional Jika Ahok Sampai Dibebaskan Massa Parmusi mengawal sidang di depan PN Jakarta Utara, Jl Gajah Mada Jakarta Pusat, Selasa pagi (27/12)


Jakarta (SI Online) - Ketua Umum PP Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), H Usamah  Hisyam, mengajak umat Islam melakukan revolusi konstitusional jika terdakwa kasus penistaan agama  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bebas dari jeratan hukum.
 
“Jika Ahok bebas dari hukum, maka umat Islam akan selalu dinistakan. Saat ini saja mereka berani memfitnah Habib Rizieq dengan menuduhnya melakukan penistaan agama. Ini tidak boleh dibiarkan dan kita harus melakukan revolusi konstitusional,” ungkap Usamah saat berorasi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, gedung eks Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).
 
Usamah menegaskan, keputusan sela dalam sidang kali bersifat ini sementara. Ia mengajak umat Islam jangan euforia dahulu karena tuntutan sebenarnya adalah Ahok dipenjara.
 
Untuk melakukan revolusi konstitusional tersebut, tegas Usamah, Parmusi akan mengajak para ulama, kyai, dan tokoh-tokoh Islam berembuk untuk membicarakannya.
 
Terkait diperiksanya Habib Rizieq, tambah Usamah, Parmusi akan menyiapkan pengacara untuk mendampingi Imam Besar FPI tersebut. 
 
Pada sidang hari ini, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara menolak eksepsi atau nota keberatan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sidang pun akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi. 
 
"Menyatakan sah surat dakwan penuntut umum registrasi PDM 147/jkt/ut/ 2 tanggal 01 Desember sebagai dasar pemeriksaan pada terdakwa," kata Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto dalam amar putusan sela di PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).
 
red: shodiq ramadhan
0 Komentar