HTI Serukan Pemimpin Indonesia dan Dunia Bantu Rakyat Aleppo

Sabtu, 17 Desember 2016 - 08:25 WIB | Dilihat : 1396
HTI Serukan Pemimpin Indonesia dan Dunia Bantu Rakyat Aleppo Aksi HTI Jawa Barat di Gedung Sate Bandung
Bandung (SI Online) - Ratusan massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat menggelar aksi damai di depan Gedung Sate Jl. Diponegoro Kota Bandung terkait kondisi di Aleppo Suriah, Jumat (16/12) lalu. Para orator menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi di Suriah khsusnya di wilayah Aleppo sungguh sangat memprihatinkan dimana ratusan ribu warga sipil tewas dengan mengenaskan.
 
Juru bicara HTI Jabar, Lutfi Afandi menyampaikan, turun tangannya penguasa muslim merupakan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga Aleppo saat ini. Menurutnya, para penguasa muslim ini mempunyai kekuatan menggerakkan tentaranya untuk membangun kekuatan membebaskan Aleppo dari pembantaian rezim Bashar dan Rusia.
 
“HTI mengutuk keras tindakan rezim Bashar Assad dan sekutunya rezim Putin yang telah membantai rakyat Suriah di Aleppo tanpa peri kemanusiaan sebagai tindakan biadad,” ujarnya.
 
Ia menambahkan HTI juga mengecam kepada para penguasa muslim yang diam saja menyaksikan saudara muslimnya yang dibantai, diperkosa dan mengubur anggota keluarga mereka. Dirinya menyayangkan sikap tersebut, terutama negara-negara muslim yang berbatasan dengan suriah seperti Yordania, Arab Saudi, dan Turki.
 
"Kami menyayangkan sikap para penguasa muslim ini, kemana tentara mereka, tentara itulah yang seharusnya mereka kerahkan untuk menolong saudara kita di Aleppo" imbuhnya.
 
Dalam aksi solidaritas ini HTI menyeru kepada umat Islam Indonesia khususnya, untuk memberikan daya apa saja yang dimiliki untuk menolong warga muslim di Aleppo.Menurutnya pemerintah Indonesia sebagai Negara Muslim terbesar bisa berperan besar dalam menyelematkan muslim Aleppo.
 
“Pemerintah harus ambil peran dalam mengani sekaligus menyelamatkan kaum muslim di Aleppo. Sebagai Negara muslim terbesar Indonesia harus bisa mengirim kekuatan militernya,” himbaunya.  
 
Aksi ini menurut Lutfi merupakan nilai paling rendah dari kepedulian HTI terhadap saudara Muslim Aleppo, yang seharusnya mereka ikut berjuang berjihad di tengah mereka. Tambahnya, Aleppo tidak begitu membutuhkan makanan ataupun obat obatan. Namun mereka perlu kekuatan kaum muslimin yang datang membebaskan mereka.
 
"Kita tidak bisa berharap kepada PBB ataupun OKI. Saat ini yang kita harapkan pertolongan Allah. Agar kekuatan kaum muslim meningkat, dan akan sadar akan kekuatan Islam dalam khilafah," tutupnya.
 
Selain mendengar orasi para peserta juga membentangkan beberapa spanduk dan poster yang berisi kecaman terhadap rezim Bashar Assad juga ajakan untuk peduli pada korban di Aleppo.
 
rep: suwandi
red: adhila
0 Komentar