Puluhan Ribu Jamaah Umroh First Travel Kumpul di Istiqlal, Ada Apa?

Minggu, 06 November 2016 - 15:43 WIB | Dilihat : 5400
Puluhan Ribu Jamaah Umroh First Travel Kumpul di Istiqlal, Ada Apa? Dirut First Travel Andika Surahman Siregar dan istrinya, Anisa Hasibuan, dalam konferensi pers di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad siang (06/11).

Jakarta (SI Online) - Puluhan ribu calon jamaah umroh First Travel mengikuti manasik umroh dan zikir akbar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad (06/11/2016). 

Bukan hanya dari Jakarta, even akbar yang diselenggarakan secara rutin oleh travel umroh terbesar di Indonesia ini, diikuti oleh calon jamaah dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan sebelum program umroh First Travel tahun 2017 dibuka. 
 
Manasik Umroh dan Zikir Akbar ini menghadirkan penceramah Ustaz HM Mahdi, MA., dan  pembimbing manasik H Mughiroh Subhan. Zikir akbar yang dipimpin Muchtar Fatawi Alhafidz, MA. 
 
“Momen ini kita buat sebagai ajang pembelajaran, pengetahuan dan sebagai wadah silaturahim antarjamaah sehingga jadi budaya,” ungkap Direktur Utama PT Anugrah Karya Wisata (First Travel) Andika Surahman Siregar dalam konferensi pers di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad siang (06/11).
 
Menurut Andika, kegiatan ini harus dilakukan karena para jamaah ini akan pergi bersama-sama ke Tanah Suci. “Itu jadi satu dasar yang baik,” imbuh Andika yang didampingi sang istri, Anisa Hasibuan. 
 
Andika menambahkan, untuk musim umroh 2017, pihaknya akan memberangkatkan kurang lebih 50 ribu jamaah, masih sama dengan jumlah tahun sebelumnya. Pemberangkatan perdana akan dimulai pada bulan ini. “Mudah-mudahan masih bisa bertambah,” ungkapnya. 
 
Andika menjelaskan, saat ini calon jamaah umroh melalui First Travel banyak yang mendaftar melalui paket Promo dengan biaya Rp15 juta. Selain paket promo, First Travel juga mempunyai paket standard senilai Rp25 juta dan paket VIP senilai Rp54 juta. 
 
“Kita masih banyak mengandalkan paket promo, di samping itu reguler. Lebih besar paket promo, karena ini salah satu paket andalan kita untuk kalangan menengah ke bawah,” tandasnya. 
 
Red: shodiq ramadhan
1 Komentar