Ini Solusi Problem Suami Istri Menurut para Ulama (Bag. 2)

Ilustrasi: Sepasang Suami Istri
SI Online - Dalam berumah tangga, tidak hanya istri yang selalu mengeluh terhadap sikap suami, para suami juga terkadang mengeluhkan sikap istrinya. Hal itu biasanya dikeluhkan kepada ustaz yang ia percaya atau hanya ia keluhkan pada Allah dan berharap solusi terbaik dari Allah.
 
Berikut adalah beberapa hal yang biasa dikeluhkan oleh para suami.
 
Istri tidak mau salat
 
Banyak rumah tangga Muslim yang mana di dalamnya ada anggota keluarganya yang enggan melaksanakan ibadah salat. Dan jika ini terjadi pada istri, sang suami berkewajiban menyuruh istrinya salat dan itu harus dilakukan oleh istrinya. Bahkan tidak hanya kepada istri, perintah itu harus ia sampaikan kepada setiap orang bila tidak ada orang lain yang melakukannya. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman,
 
"Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya."(QS. Thaha:132)
 
Allah Subhanahu wa ta'ala juga berfirman,
 
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu." (QS. At-Tahrim:6)
 
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda,
 
"Ajarilah mereka dan didiklah mereka.”
 
Perselisihan istri dengan keluarga suami
 
Menikah tidak hanya menyatukan dua manusia saja, akan tetapi dua manusia(suami-istri) beserta perangkatnya (keluarga). Tidak dapat dipungkiri perselisihan antara keluarga suami dengan sang istri atau sebaliknya bisa saja terjadi. 
 
Dalam kitab Kullu Musykilati Zaujiyyah wa laha Hal, Syaikh Ibn Utsaimin menjelaskan, yang seharusnya dilakukan dalam kondisi seperti ini oleh laki-laki tersebut adalah mencoba mengharmonisasikan kembali antara istrinya dengan keluarganya, mengakrabkan mereka kembali sebisa mungkin dan menegur siapa saja di antara mereka yang zalim dan melampaui batas terhadap hak saudaranya.
 
Hal itu harus dilakukan dengan cara yang lembut agar terciptanya keakraban dan kesatuan. Bila belum tercapai ishlah dan kecocokan, maka dia tidak berdosa bila tinggal di rumahnya sendiri hal ini tidak dikatakan memutuskan hubungan dengan mereka, tetapi justru menyambungnya.
 
Istri Menolak memakai jilbab sedangkan ia shalat
 
Tidak jarang kita temui dalam pernikahan keluarga Muslim, istri melaksanakan salat namun enggan berjilbab. Lajnah Ad-Daimah li al-afta' menjelaskan,
 
"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan ditanya mengenai yang dipimpinnya"
 
Dalam hal ini suami wajib menyuruh istrinya untuk memakai jilbab karena itu merupakan kewajiban wanita Muslimah, dan itu harus terus menerus ia perintahkan hingga istrinya mau berjilbab. 
 
Seorang lelaki adalah pemimpin di tengah-tengah keluarganya maka kelak ia akan dimintakan pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya. Bila ia bertakwa kepada Allah dalam urusan itu dan bersabar, niscaya Allah Subhanahu wa ta'ala mempermudah urusannya dan memberkahi amalnya.
 
"Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (QS.At Tahrim:4)
 
(Maria Firdaus)

 

 

Komentar

Belum ada komentar
Nama

Email


security image
Kode
Komentar