Wahai Annakku Jagalah Hak Allah Niscaya Allah akan Menjagamu

Minggu, 03 Januari 2016 - 14:50 WIB | Dilihat : 2616
Wahai Annakku Jagalah Hak Allah Niscaya Allah akan Menjagamu Ilustrasi: Mendidik Anak dengan Tauhid

SI Online - Anak merupakan sebuah amanah, asset utama yang dititipkan Allah kepada orang tua. Oleh karenanya, orang tua memiliki tugas dan tanggung jawab besar untuk merawat, menjaga dan mendidik  anak sesuai dengan ketentuan  syariat Islam.  

Di era digital seperti sekarang ini tidak dipungkiri mendidik anak bukanlah sebuah perkara mudah. Pengaruh media, teknologi, lingkungan yang tidak ‘ramah’ bagi anak, telah mengikis nilai-nilai moral dan spiritual mereka. 
 
Orangtua mungkin merasa telah berbuat secara optimal dalam mendidik , yaitu dengan memenuhi segala fasilitas yang dibutuhkan, memberikan beragam nasihat kebaikan, memantau segala aktifitas anak, memasukan anak ke sekolah agama terbaik dan senantiasa berusaha memberi tauladan yang baik di hadapan sang anak. Namun, tetap saja output  yang dicapai tidak sepenuhnya sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orangtua, terkait dengan akhlak dan nilai-nilai agama.
 
Pada hakikatnya, semua treatment  tersebut di atas juga menjadi bagian penting bagi orangtua dalam mendidik anak. Namun ada hal yang terlewatkan, merupakan pondasi, nilai dasar yang harus dilakukan  orangtua terhadap anak, yaitu dengan menanamkan nilai-nilai tauhid sejak dini. 
 
Pentingnya menanamkan tauhid sejak dini tercermin dalam cerita Luqman Al Hakim yang merupakan bentuk pendidikan bagi anak-anaknya, Allah Swt berfirman, 
 
"Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya : “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (Luqman : 13)
 
Sebagai orang tua, menanamkan pendidikan tauhid sejak dini pada anak merupakan dasar pendidikan dalam agama Islam, yaitu dengan memelihara kalimat tauhid (Laa Ilaaha Illallah) dan berma’rifah kepada Allah Swt. Diharapkan pendidikan tauhid ini dapat membentuk nilai – nilai agama pada diri anak. Diantaranya  menanamkan keyakinan atau kepercayaan kepada Allah Swt sebagai tempat berlindung, beribadah dengan sebaik-baiknya kepada Allah Swt, melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya dan lebih mencintai Allah dalam segala aktifitas.
 
Rasulullah Saw memberikan contoh bagaimana mengajarkan untaian kalimat yang sangat berharga untuk keimanan anak di masa mendatang, kepada Ibnu Abbas yang ketika itu masih kecil  Rasulullah Saw berpesan, 
 
“Wahai anakku sesungguhnya aku akan mengajarkanmu beberapa kata ini sebagai nasihat buatmu. Jagalah hak-hak Allah niscaya Allah pasti akan menjagamu. Jagalah dirimu dari berbuat dosa terhadap Allah, niscaya Allah akan berada di hadapanmu. Apabila engkau menginginkan sesuatu, mintalah kepada Allah. Dan apabila engkau menginkan pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah bahwa apabila seluruh umat manusia berkumpul untuk memberi manfaat kepadamu, mereka tidak akan mampu melakukannya kecuali apa yang telah dituliskan oleh Allah di dalam takdirmu. Juga sebaliknya, apabila mereka berkumpul untuk mencelakai dirimu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakaimusedikitpun kecuali atas kehendak Allah. Pena telah diangkat dan lembaran takdir telah kering. “ (HR.Tirmidzi)
 
(Yunita Nurwidiya)
 

 

0 Komentar