Kemenpar Luncurkan Panduan Wisata bagi Wisatawan Muslim

Minggu, 13 Desember 2015 - 21:50 WIB | Dilihat : 1632
Kemenpar Luncurkan Panduan Wisata bagi Wisatawan Muslim Ilustrasi: Masjid Baiturrahman, Banda Aceh, salah satu destinasi wisata syariah di Indonesia.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata bersama dengan penyedia jasa wisata halal, Halal Trip meluncurkan panduan interaktif bagi wisatawan sebagai bagian kampanye utama dalam memosisikan Indonesia sebagai destinasi wisata utama bagi wisatawan muslim. Langkah ini menjadi salah satu bagian kampanye jangka panjang Kementerian Pariwisata untuk mendiversifikasi wisatawan yang datang ke Indonesia.

Buku panduan bertajuk “Wonderful Indonesia. Many Lands. Timeless Culture. One Journey” ini memuat kekayaan budaya 
 
dan alam Indonesia dengan menyajikan spot wisata, tempat belanja, akomodasi hotel, kuliner, dan fasilitas shalat. 
 
Panduan wisata halal setebal 70 halaman –hasil kompilasi Kementerian Pariwisata RI bersama dengan platform travel Halal Travel- tersebut pun hadir dalam bahasa Inggris dan Arab, serta bisa didapatkan dalam versi cetak dan e-book yang bisa diunduh gratis di laman Halal Trip. 
 
Panduan wisata ini juga memuat informasi detail dan tips wisata, sehingga wisatawan dapat menikmati dan merasakan pengalaman Indonesia yang otentik. Di dalamnya terdapat tujuh wilayah destinasi wisata di Indonesia yang akan dikupas satu per satu. Destinasi tersebut adalah Jakarta, Bogor dan Puncak, Bandung, Surabaya, Malang dan Batu, Bali, dan Lombok.
 
“Kami ingin memberikan kenyamanan kepada wisatawan muslim dengan menyediakan informasi tentang berbagai produk dan jasa wisata di banyak destinasi wisata di Indonesia, yang sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi mereka sehingga memberikan pengalaman liburan yang berkesan,” papar Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, dilansir dari laman Halal Trip, Jumat (11/12/2015).
 
Sementara, Chief Executive Officer Halal Trip Fazal Bahardeen, menuturkan Indonesia merupakan salah satu negara yang paling dinamis dan beragam di dunia. “Indonesia punya berbagai penawaran budaya dan energi yang luar biasa bagi wisatawan Muslim,” katanya. 
 
Pasar wisata Muslim diperkirakan akan senilai 200 miliar dolar AS pada 2020.
 
[MSR/mysharing.co]
 
0 Komentar