Saatnya Turun Galang Dukungan Umat untuk NKRI Bersyariah

Rabu, 05 Maret 2014 - 09:23 WIB | Dilihat : 3508
Saatnya Turun Galang Dukungan Umat untuk NKRI Bersyariah Aksi Forum Umat Islam di depan Istana Negara Jakarta

Kita semua tahu negara kita hari ini gagal mewujudkan tujuan kemerdekaan kita yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945: "Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,....

Kegagalan pemerintah hari ini secara empirik bisa kita lihat dari contoh-contoh sederhana misalnya  ikan kita diimpor padahal NKRI negara kepulauan dan kelautan;  garam impor padahal NKRI negara dengan pantai terpanjang di dunia; kedelai untuk tempe, tahu, dan kecap makanan rakyat harus diimpor ,dan juga bawang, cabai, gula, daging diimpor padahal NKRI negara agraris. 

Kegagalan dalam bidang energi bisa kita lihat pada tarif dasar listrik, harga gas, dan harga BBM yang selalu naik padahal potensi dan sumber daya energi minyak, gas, dan batu bara melimpah!  POTENSI sumber daya alam kita: Minyak = 56,6 milyar barrels; Gas = 334,5 trilyun kaki kubik (tcf);B atubara   = 161,3 milyar ton; Gas Metana metana batubara = 453 tcf ;Shale gas = 574 tcf. (Data resmi Kementerian ESDM, 2012). 

Menurut Kurtubi (2013) dari cadangan di atas, cadangan relatif yang dapat diproduksi  memiliki nilai ekonomis sekitar Rp 56 ribu trilyun atau 30 x RAPBN 2013. Itu semua cukup untuk melunasi hutang, memerdekakan rakyat dari lumpur kemiskinan, kebodohan, pengangguran, dan menjaga kedaulatan NKRI !

Mengapa rakyat masih didera kemiskinan?  Jawabannya adalah karena pemerintah dan bangsa Indonesia mendustakan ayat-ayat Allah SWT yang telah menciptakan cadangan minyak, gas, batubara, dan seluruh kekayaan alam yang ada di bumi Indonesia dan seluruh alam semesta. Allah SWT  sudah menegaskan:

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Qs Al ‘Araf: 96)

Kegagalan rezim Orde Lama, Orde Baru, hingga Orde Reformasi karena mereka tidak menerapkan syariah dalam seluruh kebijakan pemerintahan mereka. Padahal penerapan kebijakan sesuai syariat Allah Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Esa, merupakan wujud kongkrit dari rasa syukur bangsa Indonesia yang sudah dinyatakan saat Indonesia merdeka sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Menyia-nyiakan syariat Allah Yang Maha Kuasa dalam pemerintahan hakikatnya merupakan kekufuran atas nikmat kemerdekaan. 

Oleh karena itu, umat Islam sebagai pemilik sah NKRI wajib melakukan gerakan kembali bersyukur atas kemerdekaan yang merupakan rahmat Allah Yang Maha Kuasa dengan menjadikan NKRI Bersyariah, yakni menerapkan syariah secara formal konstitusional sesuai dasar negara Ketuhanan Yang Maha Esa. 

Relawan terjun ke tengah-tengah masyarakat raih dukungan umat


Kita umat Islam harus bersatu dan berjuang bersama, jangan ada yang diam berpangku tangan. Ya kita harus berjuang untuk mengembalikan kedaulatan syariah di NKRI dan mampu membersihkan seluruh sistem negara dari unsur-unsur antek penjajah imperialis yang senantiasa ingin kembali menjajah NKRI dalam segala bentuk. Kita yakin, dengan NKRI Bersyariah kedaulatan Allah Yang Maha Kuasa yang telah memberikan nikmat kemerdekaan kepada bangsa Indonesia akan terwujud, dan ini berarti kedaulatan umat Islam di Indonesia sebagai hamba Allah Yang Maha Kuasa juga terwujud, dan keselamatan serta kesejahteraan bagi seluruh bangsa juga akan terwujud. Allah SWT pasti akan menambah nikmat dan barakah-Nya (QS. Ibrahim 7).

Menjelang Pemilu 2014 ini kita perlu para relawan untuk tegakkan NKRI Bersyariah.  Umat masih perlu disapa, dijelaskan, dan diajak berjuang menegakkan NKRI Bersyariah. Siapapun yang cinta bangsa dan rakyat ini, dan punya pikiran untuk membebaskan rakyat dan bangsa ini dari keterpurukannya, membebaskan rakyat dan bangsa ini dari belenggu-belenggu penjajahan asing dan aseng di negeri ini, serta sadar bahwa jalan para penguasa hari ini telah menyimpang dari dasar negara Ketuhanan yang Maha Esa, maka mereka wajib terjun melakukan konsolidasi dengan rakyat dan bangsa yang mayoritas umat Islam ini agar bertekad kembali kepada ketaatan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.  Agar rakyat dan bangsa ini jangan salah pilih dalam pemilu 2014, agar jangan mereka terlena dengan sembako dan uang suap untuk memilih calon-calon yang hakikatnya hanya mereka yang antek-antek asing dan aseng yang akan memperdaya rakyat ini sehingga Islam dan umat Islam akan dijajah kembali.  Agar rakyat dan bangsa ini memilih wakil-wakil rakyat yang betul-betul memiliki visi sebagai wakil rakyat yang memperjuangkan syariah dan kepentingan umat sebagai mayoritas bangsa dan rakyat ini. Agar rakyat dan bangsa ini hanya memilih para caleg syariah yang memiliki misi perjuangan sebagai wakil rakyat untuk mengundangkan UU syariah di negeri ini, mengamandemen segala bentuk perundangan yang bertentangan dengan syariah,  memperjuangkan APBN/APBD yang berpihak kepada penguatan syariah dan kemaslahatan umum rakyat dan bangsa yang mayoritas umat Islam ini, serta mengontrol kebijakan penguasa/pemerintah agar senantiasa berpihak kepada syariah Islam dan kepentingan bangsa dan rakyat yang mayoritas umat Islam ini.  

Untuk itu para aktivisi dan relawan Capres Syariah perlu terjun setiap saat kepada umat Islam sebagai mayoritas bangsa dan rakyat Indonesia memberitahukan kepada mereka tentang NKRI Bersyariah, Capres Syariah, dan Caleg Syariah, memahamkan kepada mereka tentang arti pemilu bagi umat ini, serta menggalang dukungan mereka untuk perjuangan bersama menuju NKRI Bersyariah.

Untuk memberikan kemudahan kepada siapapun yang mau terjun ke lapangan untuk menemui, memberitahukan, dan memahamkan serta menggalang dukungan umat, FUI sudah membuatkan kuisioner berupa daftar pertanyaan kepada umat tentang pentingnya penerapan syariah di Indonesia.

Siapapun anda, baik yang sudah mendaftarkan diri sebagai relawan capres Syariah (RCS) ataupun mendaftarkan diri sebagai anggota Forum Caleg Syariah (FCS), maupun  yang belum mendaftarkan diri, selama anda muslim dan punya ghirah perjuangan, anda punya kewajiban terjun ke masyarakat. Selamat berjuang. Semoga Allah SWT menolong kita semua.

[KH. M Al Khaththath, Sekjen FUI/Komando Relawan Capres Syariah]

0 Komentar