Sumpah Palsu adalah Dosa Besar

Selasa, 03 Juni 2014 - 09:28 WIB | Dilihat : 14367
Sumpah Palsu adalah Dosa Besar KH. Muhammad Arifin Ilham

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.
"Al yaminul ghomus" Sumpah palsu adalah dosa besar yang disejajarkan dengan syirik, durhaka pada orang tua dan membunuh.

Rasulullah Saw bersabda: “Seorang arab badui bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah dosa-dosa besar itu?, Beliau menjawab, “Menyekutukan Allah", dia bertanya lagi, “Setelah itu apa?, Nabi menjawab, “Mendurhakai orang tua", dia kembali bertanya, “Selanjutnya apa?", Nabi menjawab, “Sumpah ghamus", kami bertanya, “Apa makna sumpah ghamus?", Beliau menjawab. “Sumpahnya untuk menguasai harta seorang muslim, padahal sumpahnya itu bohong belaka” (HR Bukhori).

Dan Iblis adalah mahluk yang pertama melakukan sumpah palsu untuk menjebak Nabi Adam. Allah Swt berfirman: "Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)". Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua". Maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?" (QS Al A’raf 20-22).

Simaklah akibatnya, “Sesungguhnya orang orang yang menukar janjinya dengan Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga sedikit, maka mereka itu tidak mendapat pahala di akhirat, dan Allah tidak akan berbicara dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak pula akan mensucikan mereka. Dan bagi mereka azab yang pedih” (QS Ali Imran: 77).

Astagfirullah, alangkah ngeri dan dahsyatnya akibat sumpah palsu, hati hatilah duhai sahabatku, takutlah pada Allah dan takutlah pada hari pembalasan, hidup ini sesaat! ! Mulai saat ini jangan mudah lagi bersumpah, "Semoga Allah tetapkan hidup kita dalam keraqwaan dan kejujuran. Aamiin".

0 Komentar