Anjuran Sedekah Tiap Pagi

05 Januari 07:06 | Dilihat : 1547
Anjuran Sedekah Tiap Pagi Ilustrasi

Pagi adalah awal kita memulai menata aktivitas kehidupan kita, sebuah ungkapan yang indah bidayatuha nihayatuha ( awalnya baik akhirnya insya Allah baik juga sebaliknya ) Sebagaimana tukang batu setiap kali mau memasang tumpukan batu bata pasti di ukur dulu sedemikian rupa agar dinding nantinya bisa berdiri tegak lurus, karena jika batu pertama sudah miring maka tumpukan batu bata itu terus sampai keatas bisa menjadi bangunan dinding yang miring.

Mungkin sama dengan kehidupan kita jika dipagi hari kehidupan kita sudah di berkahi Allah Ta'ala maka kehidupan kita sepanjang hari tersebut menjadi lebih berkah insya Allah, begitu sebaliknya jika di waktu pagi saja sudah tidak berkah mungkin tatanan kehidupan kita dari waktu kewaktu sampai hari kita menjadi kurang berkah. Na’udzubillah.

و حَدَّثَنِي الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ وَهُوَ ابْنُ بِلَالٍ حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي مُزَرِّدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Dan telah menceritakan kepadaku Al Qasim bin Zakariya Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad telah menceritakan kepadaku Sulaiman bin Bilal telah menceritakan kepadaku Mu'awiyah bin Abu Muzarrid dari Sa'id bin Yasar dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba memasuki waktu pagi pada setiap harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satunya memohon: 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi dermawan yang menyedekahkan hartanya.' Dan satu lagi memohon: 'Ya Allah, musnahkanlah harta si bakhil.'" (HR. Muslim: 1678)

Inilah yang menjadi pintu keberkahan kehidupan di pagi hari kita, dengan infaq subuh/ pagi yang kita lakukan akan mendatangkan makhluk Allah yang suci yang tidak pernah berbuat maksiat berdo’a kiranya kita mendapatkan kebaikan dan dijauhkan dari keburukan di pagi hari itu. Alangkah berkahnya hidup kita, sebaliknya alangkah susahnya hidup kita jika makhluk yang selalu taat pada perintah Allah itu kemudian mendoa’akan keburukan bagi kita.

Allah Ta'ala, berfirman:

قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥ  ۚ  وَمَآ أَنْفَقْتُمْ مِّنْ شَىْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُۥ  ۖ  وَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِينَ

"Katakanlah, Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi Rezeki yang terbaik." (QS. Saba' 34: Ayat 39)

Dalam hadits qudsi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَا ابْنَ آدَمَ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ

“Allah Tabaraka wa Ta’ala: Wahai anak Adam, berinfaklah, Allah akan mengganti infakmu.” (HR. Bukhari no. 4684 dan Muslim no. 993)

Boleh jadi, karena doa dari malaikat dan doa dari orang-orang yang dibantunyalah Allah Ta'ala berkenan memberikan kepadanya harta yang berkah. Apa cirinya harta yang berkah itu? Secara nominal mungkin jumlahnya kecil. Akan tetapi, harta tersebut pasti penuh dengan manfaat dan membawa beraneka macam kebaikan. Harta itu telah membawanya mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan lahir batin, menjadikannya mudah taat kepada Allah, membawa manfaat kepada orang-orang yang ada di sekitarnya, dan memancing datangnya rezeki-rezeki dalam bentuk lain yang nilainya sulit untuk diukur dengan uang.

Berkaca dari hal ini, marilah kita galakkan berinfak dan bersedekah pada pagi hari sehingga kita menjadi orang-orang yang mendapatkan keberkahan waktu pagi, mendapatkan laba yang besar dari Allah, dan mendapatkan doa para malaikat untuk kelapangan rezeki kita. Jangan biarkan ada satu pagi pun yang berlalu tanpa bersedekah sebab itu sama saja mengundang kerusakan dalam hidup sebagaimana yang dimintakan malaikat untuk orang-orang yang pelit. Semoga Allah mencatat kita sebagai orang yang cerdas.

Wallahu a'lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

0 Komentar